Suara.com - Nama Mayjen Dian Andriani sedang jadi sorotan usai menerima pangkat Mayor Jendral (Mayjen). Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil dan jejak karier Mayjen Dian Andriani.
Diberitakan bahwa baru-baru ini prajurit wanita Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) bernama Dian Andriani berhasil memperoleh pangkat Mayjen (mayor jenderal) atau dikenal juga pangkat Jenderal Bintang Dua).
Dian naik pangkat usai menjabat Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan) yang diembannya dari 1 April 2024. Dengan demikian, Dian Andriani jadi kowad pertama dan satu-satunya yang menerima pangkat Mayjen.
Nah bagi yang ingin mengenal sosoknya, simak berikut ini profil dan jejak karier Mayjen Dian Andriani, kowad pertama dan satu-satunya yang menerima pangkat Mayjen.
Profil dan Jejak Karier Mayjen Dian Andriani
Dian Andriani atau yang memiliki nama lengkap Dian Andriani Ratna Dewi ini merupakan prajurit TNI AD yang lahir 3 Juni 1966 di Bandung. Mayjen Dian Andriani luluAn SMUN 2 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan.
Usai lulus SMU, Dian melanjutkan pendidikannya di Sepa PK TNI (Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia) pada 1989. Lalu pada tahun 1992, Dian melanjutkan pendidikannya dengan kuliah S1 dan Profesi Dokter di FK UGM (Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada).
Masih di tahun 1992, Dian daftar militer di Sussarcabkes. Pada tahun 1997, Dian kembali ikut pendidikan militer Suslapa I Kes dan pada tahun 2000 Ia ikut Suslapa II Kes. Dian juga tercatat pernah menempuh pendidikan PPDS Kulkel FK UI.
Setelah itu, Ia juga melanjutkan pendidikannya dengan kuliah S2 Ilmu Biomedik FK UI. Tak berhenti sampai disitu, Ia juga kembali kuliah S2 Kajian Administrasi Rumah Sakit FKM UI dan Suspajemen Rumkit Madya pada tahun 2007.
Untuk perjalanan kariernya, saat di militer, Dian pernah menduduki jabatan Pama Kesdam IV/Diponegoro. Lalu pada tahun 1993, Dian jadi Dokter Denkes Paspampres dan Pama Ditkesad di rangka PPDS 1998.
Dian juga pernah jadi Kanit UGD Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya dan Kasubintalwatnap Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya tahun 2004. Dian juga jadi Kasubdep Penyakit Kulit & Kelamin Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya dan Sub SMF Gol V Dep. Kulkel Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya tahun 2008.
Pada tahun 2011, Dian jadi Kainstaldik Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya. Lalu pada tahun 2013, Dian jadi Kadep Kulkel Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya. Pada tahun 2015, Dian jadi Wakarumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya, Kepala Komite Medik Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya.
Kemudian pada tahun 2017, Dian jadi Karumkit Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya dan tahun 2019 jadi Kadep Penyakit Kulkel RSPAD Gatot Subroto 2019. Pada 2021-2024, Dian jadi Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Subroto.
Saat ini, Ia juga tercatat menjabat Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan hingga sekarang. Demikian ulasan mengenai profil dan jejak karier Mayjen Dian Andriani. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam