Suara.com - Setelah mengumumkan kehamilannya, Syahrini kini mengadakan acara tasyakur 7 bulan kehamilan di Singapura.
Digelarnya acara tasyakur 7 bulan kehamilan Syahrini dibagikan langsung pelantun Sesuatu itu di akun Instagram story-nya, Kamis (23/5/2024). Nampak istri Reino Barack ini memamerkan berbagai ornamen dan hiasan dekorasi berupa bunga dan lilin yang cantik.
Tidak hanya itu, ada juga meja makan mewah dengan nuansa putih.
Syahrini juga melengkapi unggahannya dengan keterangan acara tasyakuran 7 bulan kehamilan.
"Tasyakuran 7 bulanan, Singapore, Mei 2024," tulis Syahrini.
Hukum Islam Tasyakuran 7 Bulan Kehamilan
Situs resmi Muhammadiyah menyebutkan bahwa tidak ada dalil hukum Islam yang membahas tentang tradisi 7 bulanan pada ibu hamil anak pertama. Sehingga dipastikan tradisi mitoni atau tingkeban bukan berasal dari ajaran islam.
Lantaran tidak memiliki dasar hukum Islam, kegiatan 7 bulanan ibu hamil termasuk dalam ghairu masyru‘ atau tidak disyariatkan, yaitu sesuatu yang diada-adakan dalam masalah agama.
"Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mengadakan sesuatu dalam urusan kami yang bukan termasuk di dalamnya maka ia tertolak," ungkap hadits yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim.
Baca Juga: Menakar Aset Kekayaan Orang Tua Reino Barack yang Tak Habis 7 Turunan, Kini Siap Sambut Cucu
Meski begitu, menurut situs NU Online, acara mitoni yang diadakan pada kaum Nahdliyin tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Bahkan disebutkan jika tradisi ini berasal dari Al-Quran Surat Al-Araf ayat 189 yang menjelaskan tentang sikap Nabi Adam saat pertama kali istrinya Siti Hawa merasakan beban berat tas bayi yang di kandungannya.
Pada momen ini, Nabi Adam mendoakan anak dan istrinya dengan kalimat, "Semoga Allah memberkati kalian berdua di malam kalian,".
Meski tidak ada dasar Al-Qur'an secara eksplisit, menurut Nahdlatul Ulama (NU), saat ditelisik lebih jauh, 7 bulanan sesuai dengan dalil hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayat Imam Muslim saat menjelaskan proses penciptaan manusia saat masih di dalam kandungan ibunya.
Penciptaan ini bermula dari yang hanya berupa sperma (nuthfah) yang berproses selama empat puluh hari lamanya, Kemudian menjadi segumpal darah (‘alaqah) yang juga berproses selama empat puluh hari lamanya.
Kemudian menjadi segumpal daging (mudlghah) yang juga berproses selama empat puluh hari lamanya, lalu menjadi satu janin dengan bagian-bagian tubuh yang lengkap sebagaimana layaknya rupa seorang manusia.
Berdasarkan inilah umat muslim di Indonesia kerap mendoakan jabang bayi yang ada di kandungan ibunya yang telah memasuki masa hamil tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya
-
Apa Beda Harta PPS dan Harta Investasi PPS di Coretax? Jangan Salah Isi!
-
Harga Lipstik Dior Terbaru 2026, Ini Daftar Lengkap dan Variannya
-
5 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama untuk Bibir Hitam
-
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dengan Mudah dan Terbaru 2026
-
Tutorial Aktivasi Coretax Terbaru 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
-
Hari Libur dan Tanggal Merah April 2026, Simak Strategi Cuti Long Weekend
-
5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang