Suara.com - Media sosial tengah diramaikan dengan All Eyes on Rafah. Ini dimaksudkan untuk mendukung kebebasan rakyat Palestina dari kekejaman Israel yang masih berlangsung hingga kini.
Sederet artis pun ikut menyuarakan hal tersebut dan fokus membagikan unggahan All Eyes on Rafah. Lantas, siapa saja yang mengunggahnya di media sosial? Berikut rangkumannya.
Artis yang Fokus All Eyes on Rafah
Pertama, ada Jenna Ortega yang memang dikenal aktif membela Palestina. Ia cukup sering membagikan unggahan tentang kejamnya Israel dan berharap gencatan senjata dilakukan.
Artis pemeran Wednesday itu menaruh link penggalangan dana untuk rakyat Palestina di bio Instagram-nya. Ia bahkan undur diri dari film berseri, Scream, yang mendukung Israel.
Joe Alwyn juga menerima simpati publik karena kerap bersuara tentang kebebasan Palestina. Mantan kekasih Taylor Swift itu turut meramaikan All Eyes on Rafah di media sosial.
Selanjutnya, ada Bella Hadid yang memang sejak awal selalu bersuara soal kekejaman Israel. Ia sampai memakai gaun yang terinspirasi dari kain keffiyeh Palestina di Cannes Film Festival 2024.
Bella Hadid sendiri memang memiliki darah Palestina dari sang ayah, Mohamed Hadid. Ia menjadi salah satu tokoh publik dunia yang rajin menyuarakan pembebasan Palestina.
Nicola Coughlan pun ikut membagikan unggahan All Eyes on Rafah di media sosial. Ia sendiri tengah disorot usai adegan romantisnya bersama Luke Newton dalam Bridgerton musim ketiga.
Baca Juga: Cara Pakai Template All Eyes on Rafah di Insta Story, Aksi Protes untuk Israel
Selain mereka, masih banyak artis yang bersuara untuk kebebasan Palestina. Mulai dari Ariana Grande, Calum Hood, Ashton Irwin, Ruth Kearney, DJ Snake, Mark Rufallo, hingga Pedro Pascal.
Sementara artis dan tokoh publik Tanah Air yang fokus All Eyes on Rafah, dimulai dari Abidzar, Iqbaal Ramadhan, Isyana Sarasvati, hingga Natasha Rizky. Lalu, ada pula Fadil Jaidi dan Azizah Salsha.
Apa Itu All Eyes on Rafah?
All Eyes On Rafah memiliki arti "Semua Mata Tertuju ke Rafah." Kalimat ini menjadi sebuah panggilan kemanusiaan yang digaungkan atas tragedi mengerikan di Rafah, Gaza, Palestina.
Seruan itu muncul setelah peristiwa 26 Mei 2024 atas serangan udara yang dilakukan di Rafah. Kawasan ini sebelumnya dianggap aman sehingga banyak warga Gaza berlindung di sana.
Namun, serangan udara yang diluncurkan Israel membuat kawasan tersebut tak lagi aman. Atas dasar kejadian ini, sekitar 50 warga tewas dan korban banyak dari kalangan anak-anak.
Berita Terkait
-
Cara Pakai Template All Eyes on Rafah di Insta Story, Aksi Protes untuk Israel
-
Geger! Asisten Artis Bongkar Perlakuan Memilukan: Tidur di Bawah Jemuran, Makan Telur 3 Kali Sehari
-
Bek Arsenal William Saliba Ikuti Seruan All Eyes on Rafah, Banjir Pujian Warganet
-
Pertama Kalinya, Uni Eropa Bahas Sanksi Untuk Israel
-
Resmi! Tiga Negara Eropa Ini Akui Palestina Sebagai Negara
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan