Risma bahkan sampai kewalahan mengatur lalu lintas layaknya polisi. Aksi itu membuat banyak warga menyoroti aksi seorang Wali Kota yang berani turun langsung demi mengatur lalu lintas di kotanya.
Paksa anak tuli untuk berbicara
Kritikan keras juga menyerang Risma saat dirinya menjabat sebagai Menteri Sosial pada 2021 lalu. Hal ini bermula saat Risma berdialog dengan anak-anak disabilitas tuli dalam acara Hari Disabilitas Internasional 2021.
Dalam acara itu, Risma malah terdengar memaksa anak tunarungu untuk berbicara. Aksinya itu tentu langsung dibanjiri kritikan tajam dari beragam pihak, termasuk aktivis disabilitas.
"Kamu harus sampaikan ke ibu apa pikiran kamu. Sekarang ibu minta kamu bicara enggak pakai alat, kamu bisa bicara," ucap Risma dalam dialognya tersebut.
Dalam pembelaannya, Risma mengaku dirinya mencoba untuk menstimulasi anak tunarungu tersebut. Alasannya, kata Risma, anak-anak tunarungu kerap menjadi korban pelecehan seksual karena tidak mampu meminta tolong.
Rangkap jabatan Wali Kota dan Menteri
Saat ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial, Risma sendiri masih aktif menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Ia diketahui masih aktif menjabat sebagai Wali Kota Surabaya hingga hari pelantikannya pada 23 Desember 2020.
Sontak, situasi Risma yang rangkap jabatan sebagai menteri dan wali kota ini langsung dikritik. Setelah besarnya tekanan, Presiden Jokowi akhirnya turun tangan, serta mengatakan telah menunjuk Plh. Walikota Surabaya usai pelantikan Risma.
Temui gelandangan di daerah elit Jakarta
Kontroversi Risma selanjutnya terjadi ketika ia menemui beberapa gelandangan di daerah perkantoran elit Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pada 2021 lalu. Dalam video yang beredar, Risma mengajak gelandangan itu ke balai sosial untuk dibina.
"Ikut saya ya Pak, nanti saya carikan balai atau tempat menampungan. Nanti bapak ada temannya banyak, masih bisa mulung juga. Saya bantu juga cari kerjaan, supaya bisa makan, supaya bisa tidur, enggak kehujanan disini," ujar Risma.
Sontak video itu ramai disorot karena dinilai janggal. Bukan tanpa alasan, kawasan Sudirman-Thamrin memang tergolong kawasan elit. Oleh sebab itu, banyak pihak yang mengaku tidak pernah bertemu gelandangan di daerah tersebut. Risma pun dinilai hanya membuat pencitraan.
Tegas tolak konsep panti jompo
Kontroversi terbaru terkait pernyataan Risma yang menolak konsep panti jompo. Hal ini langsung menuai banyak kecaman. Pasalnya, Risma menyebut panti jompo tidak sesuai budaya Indonesia dan meminta anak muda untuk bersama-sama merawat lansia.
Warganet pun ramai mengkritik Risma yang dinilai tidak sensitif dalam mempertimbangkan kesibukan anak muda. Risma juga dianggap secara tidak langsung menolak program panti jompo yang digagas Kementerian Sosial.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Tri Rismaharini, Mensos Banjir Kritik Gegara Sebut Panti Jompo Bukan Budaya Indonesia
-
Belum Ada Laporan Kerusakan Gempa 6,2 Magnitudo di Aceh, Mensos: kalau di Laut Dampaknya Tak Terlalu Besar
-
Beda dari Norma Risma, Ira Nandha Dituding Banjir Rezeki Bongkar Borok Suami
-
PDIP Ungkap Nama-nama Kandidat Cagub Jakarta di Kantong Megawati, Ada Ahok dan Risma
-
Norma Risma Dipaksa Cabut Laporan Terkait Kasus Zina Mertua dan Menantu, Pelakunya Ngaku Tokoh Agama
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL