Suara.com - Pesepakbola Mesut Ozil terang-terangan menyebut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sebagai teroris dan pembunuh bayi, setelah militer Israel menyerang tempat pengungsian warga Palestina di Rafah.
Melalui Instagram pribadinya dilihat suara.com, Jumat (31/5/2024) tampak mantan pemain Real Madrid dan Arsenal itu mengunggah potret Netanyahu berlumur darah. Potret itu menunjukan bahwa Netanyahu adalah teroris sesungguhnya. Bahkan dijuluki sebagai baby killer alias pembunuh anak-anak.
Unggahan Msut Ozil ini disampaikan setelah serangan aksi penjajahan Israel di pengungsian warga Palestina di Rafah. Tak main-main, puluhan orang meninggal seketika karena serangan udara saat sedang terlelap.
Bahkan tidak jarang mayoritas korban merupakan anak-anak. Sedangkan ratusan korban lainnya mengalami luka berat. Unggahan mantan pesepakbola profesional asal Jerman ini viral di Twitter dan mendapat pujian netizen Indonesia.
"Wow menyala Ozil. Keberaniannya patut diacungi (jempol). BTW yang nggak tahu dia, beliau mantan pemain timnas Jerman yang dulu sempet kena rasis sama negaranya karena membela muslim Uighur," tulis akun @westenthu.
Netizen lain yang melihat aksi Ozil ini mengaku banyak yang berterimakasih. Ini karena sebagai publik figur internasional, perannya sangat penting untuk mengedukasi publik dengan jumlah pengikut tembus puluhan juta dari berbagai belahan dunia.
"Dia aja bisa ninggalin dunianya yaitu sepakbola demi agamanya, masa buat story gitu doang takut, menyala Bang Ozil," timpal @_mooimeisje.
"Berani banget, tapi nggak kaget karena ini Mas Ozil. All eyes on Rafah," ungkap @aily_shin.
Selain mantan pesepakbola profesional, sosok Ozil di media sosial juga bukanlah orang sembarang. Ini karena Ozil terkenal sebagai bintang iklan berbagai brand ternama.
Baca Juga: Download Gambar All Eyes on Rafah! Cara Perangi Serangan Keji Israel ke Palestina
Pengikut Ozil di media sosial juga tak main-main, seperti di Instagram followersnya mencapai 28,1 juta.
Perlu diketahui, Rafah adalah kawasan pengungsian bagi warga Palestina. Kawasan Rafah dianggap aman sehingga banyak warga Gaza berlindung di sana.
Rafah merupakan sebuah kota yang terletak di perbatasan Jalur Gaza dan Mesir. Belum lama ini, tepatnya di tahun 2023 sampai 2024, warga Gaza yang mengalami serangan akibat perang Israel dan Hamas memilih untuk mengungsi ke kota tersebut.
Berita Terkait
-
Umumkan Kolaborasi NCT dengan Starbucks, Fans Kecam Keras SM yang Tutup Mata soal Genosida di Palestina
-
Agnez Mo Kena Hujat Lagi, Disebut Tak Bisa Bedakan Perang dengan Genosida di Rafah Palestina
-
"All Eyes on Rafah" Menggema di Penjuru Dunia, Israel Latah Buat "All Eyes on The Hostages" sebagai Tandingan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung