Lifestyle / Komunitas
Kamis, 06 Juni 2024 | 10:24 WIB
Pandji Pragiwaksono [Instagram @pandji.pragiwaksono]

Suara.com - Kata Asian Value yang dilontarkan oleh host podcast Total Politik, Arie Putra jadi gunjingan netizen dan menjadi trending di platform media sosial X.

Asian value dilontarkan oleh Arie saat ditanya oleh Pandji Pragiwaksono terkait dinasti politik. Awalnya Arie Putra sebagai host mempertanyakan soal Pandji yang tegas menolak praktik dinasti politik.

“Kenapa lu agak sensi kayaknya, gua lihat ada sensitivitas soal politik dinasti, kan itu hak warga negara, mau lu dinasti atau nggak,” ungkap Arie seperti dikutip, Kamis (6/6/2024).

Lebih lanjut, secara personal ia tak mempersalahkan soal dinasti politik. Arie kemudian menyebut kata Human Right dan Asian Value.

“Gua sebagai warga negara konstitusional, dong. Gua berbicara hak warga negara. Gua punya opini (dinasti politik), gua Asian value.” ungkap Arie.

Pandji yang mendengar opini dari Arie itu kemudian geram dan muak. Ia lantas menyecar Arie Putra untuk tidak berbelit-belit.

“Hentikan omong kosong itu, omong aja apa yang lu maksud,” tegas Pandji dalam bahasa Inggris.

“Ini human rights.” jawab Arie secara singkat.

Lantas apa itu sebenarnya Asian Value itu? Berikut ulasannya untuk sobat Suara

Baca Juga: Profil Arie Putra dan Budi Adiputro: Host Total Politik Dukung Dinasti Politik Sampai Pandji Syok

Lahir akhir Abad ke-20

Konsep Asian Value seperti dikutip dari britannica.com lahir di akhir abad ke-20. Nilai-nilai politik ini dikembangkan sejumlah politikus dari Asia.

Konsep politik Asian Value berawal dari kesadaran dan nilai alternatif para orang di Asia terhadap nilai-nilai politik Barat seperti Hak Asasi Manusia, demokrasi dan kapitalisme.

Di awal lahirnya, konsep Asian Value sebagai bentuk perlawanan alternatif dari tatanan politik negara Barat yang kala itu bertindak sebagai penjajah.

Warisan Konfusianisme

Asian Values menurut pendapat sejumlah ahli menjadi sangat kuat di kawasan Asia Timur pasca Perang Dunia II. Hal ini disebabkan adanya kesamaan budaya masyarakat, utamanya perihal warisan konfusianisme.

Load More