Suara.com - Direktorat Kuliner Kriya Desain dan Fesyen, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi memulai rangkaian pelaksanaan Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024.
Pameran ini adalah tahapan setelah fase Bootcamp yang akan diikuti oleh 410 jenama UMKM peserta fase Bootcamp di 12 kota. AKI 2024 sendiri merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia.
Melalui pameran ini, Kemenparekraf berupaya meningkatkan jejaring dan kolaborasi antar pelaku industri kreatif, menginspirasi generasi muda, dan mempromosikan produk kreatif lokal agar dapat bersaing di pasar global.
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan kontribusi sektor ekonomi kreatif khususnya dari sisi ekspor dapat mencapai 25 hingga 28 miliar dolar AS di tahun ini demi mendorong terciptanya peluang usaha dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Nilai tambah ekonomi kreatif (tahun) 2023 telah menembus Rp 1.415 triliun, di atas target Rp 1.300 triliun. Tapi kita punya PR (pekerjaan rumah) di nilai ekspor ekonomi kreatif dimana ini peluangnya lebih besar sebetulnya," kata Menparekraf Sandiaga dalam siaran pers yang Suara.com terima Kamis (6/6/2024).
Tema pameran tahun ini adalah "Apresiasi Kreasi Indonesia 2024, Bukan Cuma Lokal tapi Mendunia". Tema ini dipilih sekaligus sebagai cerminan komitmen pemerintah untuk mendukung produk lokal agar dapat bersaing di pasar global. Dan ini bukan hal yang tidak mungkin.
Pameran AKI 2024 akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik. Pertunjukan musik akan menjadi salah satu daya tarik utama pameran ini, dengan penampilan musisi terkenal seperti Nadhif Basalamah di Bekasi, Petra Sihombing di Denpasar, dan Ronny Parulian di Toba.
Selain itu, pameran ini juga akan menampilkan fashion show dan live cooking yang akan memperlihatkan kekayaan kuliner dan fashion Indonesia. Pengunjung juga dapat menikmati demo games dan kompetisi membuat reels yang akan diunggah di media sosial dengan tagar #AKI2024. Diharapkan ada 3000-5000 pengunjung yang hadir di tiap kota.
"Dengan mengikuti Pameran AKI 2024, pelaku industri kreatif diharapkan dapat meraih berbagai manfaat. Pertama, pameran ini diharapkan dapat meningkatkan nilai transaksi dan eksposur produk mereka," kata Sandiaga lagi.
Baca Juga: Cerita Sukses Ibu Elly, Nasabah PNM Mekaar Perintis Usaha Nastar Semanggi
Jika banyak orang yang mengenal dan membeli produk mereka, diharapkan pendapatan pelaku industri kreatif dapat meningkat. Kedua, pameran ini diharapkan dapat memperluas jaringan dan kolaborasi dengan pelaku industri lainnya.
Dengan berinteraksi dan bekerja sama dengan pelaku industri lainnya, diharapkan tercipta sinergi yang positif. Ketiga, pameran ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi.
Melalui berbagai kegiatan dan contoh sukses yang ditampilkan, diharapkan pelaku industri kreatif dapat terus mengembangkan ide-ide baru. Terakhir, pameran ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Dengan mempromosikan produk mereka di pameran ini, diharapkan pelaku industri kreatif dapat menarik minat pembeli dari luar negeri.
Rangkaian Pameran AKI 2024 total akan diselenggarakan di 12 kota, dengan jadwal sebagai berikut; Bekasi (31 Mei – 2 Juni), Singkawang (31 Mei – 2 Juni), Serang (7-9 Juni), Ternate (7-9 Juni), Denpasar (14-16 Juni), Blitar (21-23 Juni), Palu (28 Juni 1- Juli), Toba (5-7 Juli), Magelang (12-14 Juli), Tanjung Pinang (2-4 Agustus), Labuan Bajo (9-11 Agustus) dan ditutup di Merauke (9-11 Agustus)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana