Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan pembelian produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya yang ada di dalam negeri.
Dikutip dari kantor berita Antara, hal ini disampaikan Arya Sinulingga, Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Jadi, banyak sekali orang bilang ini BUMN-BUMN kalau beli barang kenapa sih harus keluar, ke UMKM, dong. Jadi, sudah ada Rp 44 triliun BUMN beli produk UMKM dalam negeri,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa Kementerian BUMN tengah berupaya membantu agar produk-produk UMKM mendapatkan kemudahan dalam memasarkan produk khususnya di sektor domestik.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong penggunaan mesin penjual otomatis atau vending machine di setiap kantor BUMN.
Mesin penjualan otomatis ini sudah dipasang di kantor pusat BUMN, bandara, sampai stasiun kereta api.
Kemudian ada rencana ekspansi dipasang ke kapal Pelni. Langkah ini akan memberikan kemudahan yang sangat dibutuhkan bagi penumpang kapal yang seringkali terbatas dalam membeli oleh-oleh selama perjalanan mereka.
“Pak Erick (Menteri BUMN) bilang coba cari cara bagaimana agar karyawan BUMN membeli produk UMKM. Jadi, keluarlah yang namanya vending machine,” tandas Arya Sinulingga.
Langkah ini memungkinkan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk membeli produk tanpa harus mengunjungi toko fisik.
Baca Juga: Terobosan Mesin Penjualan Otomatis, BUMN Terus Membina UMKM
“Ini adalah usaha Pak Erick Menteri BUMN supaya produk teman-teman UMKM bisa langsung dibeli karyawan kami. Jadi, kalau karyawan kerja pagi-pagi atau siang, iseng-iseng dari pada keluar (beli makanan ringan atau cemilan), di sini sudah tersedia vending machine,” kisah Arya Sinulingga tentang awal hadirnya vending machine.
Ia melanjutkan bahwa pembelanjaan produk UMKM oleh BUMN dengan nilai sekitar Rp 44 triliun berlangsung pada tahun lalu.
“Pada 2023, BUMN sudah belanja ke UMKM mencapai Rp 44 triliun,” ungkapnya setelah meresmikan Vending Machine UMKM PT Pegadaian di Jakarta, Rabu (5/6/2024).
Dengan demikian, pembelanjaan produk UMKM juga dilakukan BUMN di mana mesin otomatis telah dipasang di kantor pusat BUMN hingga bandara dan kereta api.
Mesin penjualan otomatis ini adalah bagian dari Kementerian BUMN dalam rangka membantu agar produk-produk UMKM mendapatkan kemudahan dalam memasarkan, khususnya pasar dalam negeri.
Berita Terkait
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80