Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menggali kanal-kanal pemasaran yang relevan. Harapannya, agar produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terserap di pasaran baik domestik mau pun global.
Dikutip dari kantor berita Antara, terserapnya produk ini tentunya setelah mendapat penyuluhan dari para pembina seperti BUMN.
“Pembinaan-pembinaan itu akan terus membuat UMKM tidak hanya naik kelas di lokal tetapi juga bisa global. Banyak kami memperbaiki dari sisi kemasan, juga sudah identifikasi UMKM mana yang sudah bisa masuk kelas ekspor, yang global,” papar Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan UMKM dalam negeri sehingga bisa naik kelas dan berdaya saing.
“Jadi memang sudah kami sampaikan bahwa dukungan BUMN itu nyata dalam tiga hal: pembinaan dan pelatihan mau pun di dukungan pembiayaan dan dukungan pemasaran,” lanjutnya saat hadir dalam peresmian vending machine atau mesin penjual otomatis UMKM PT Pegadaian di Jakarta, Rabu (5/6/2024).
Loto Srinaita Ginting menunjukkan bahwa kehadiran vending machine sendiri adalah sebagai dukungan dan terobosan terbaru.
“Dari Pak Arya (Staf Khusus III Menteri BUMN) dan tim dari Kementerian BUMN, dimotori Pak Arya dengan Vending Machine. Walau pun tidak dijaga oleh PIC secara langsung, secara fisik tapi vending machine bisa melayani,” tukasnya.
Vending machine ini menjadi simbol komitmen Kementerian BUMN dan lainnya dalam menggali kanal pemasaran yang relevan dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Harapannya, produk UMKM yang dibina BUMN akan terserap dengan baik di pasar, mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan sektor ekonomi di Indonesia.
Baca Juga: Hidupkan Potensi Daerah, Klaster Usaha Kain Tuan Kentang Palembang Naik Kelas Berkat BRI
“Jadi jangan sampai UMKM kita berhenti dilatih, dan UMKM terus tingkatkan kualitas produknya, kapasitas usahanya supaya ketika ada order dari BUMN khususnya sebagai pembina, mereka bisa menangkap peluang itu dan menjamin kualitasnya benar benar sesuai dengan standar,” ungkap Loto Srinaita Ginting.
Pihak Pengembangan UMKM Kementerian BUMN terus melakukan pendampingan atau pembinaan seperti peningkatan kualitas produk.
“Jadi pembinaan UMKM itu dilakukan TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan),” tandasnya.
Sementara dari dari sisi pembiayaan, pelaku UMKM bisa mendapatkan modal usaha melalui perbankan mau pun nonperbankan yang mendukung program inj.
Yaitu pelaku UMKM bisa mengakses modal usaha melalui Pegadaian, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), hingga PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Kemudian, dari sisi bantuan pemasaran Pengembangan UMKM Kementerian BUMN menggelar pameran termasuk jika ada kegiatan atau pun rapat, produk-produk UMKM binaan yang mengisi kegiatan-kegiatan itu.
Berita Terkait
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!