Suara.com - Playing victim menjadi istilah bahasa gaul yang banyak digunakan akhir-akhir ini. Tapi sebenarnya playing victim?
Dalam sebuah hubungan, baik pertemanan atau kekasih, banyak orang kerap melabeli orang tertentu sebagai "si playing victim."
Bukan tanpa alasan, orang yang suka playing victim memang mengganggu. Ia selalu merasa menjadi korban atas semua kejadian yang menimpanya. Padahal bisa saja, orang tersebut adalah tersangka utama.
Playing Victim adalah kondisi saat seseorang merasa menjadi korban. Padahal bisa jadi, bukti menunjukkan sebaliknya alias dia adalah pelakunya.
Secara sederhana Playing victim adalah ‘mentalitas sebagai korban’. Playing victim adalah masalah kesehatan mental yang berdampak pada hubungan, pekerjaan, dan kesehatan.
Playing victim akan sangat mengganggu hubungan sebab dia akan menempatkan orang lain pada posisi yang selalu salah. Jika korban playing victim tidak kuat mental, bisa jadi mereka akan mengalami gangguan psikologis yang serius.
Ciri-ciri orang yang playing victim
1. Menempatkan diri sebagai korban dan menjual kesulitan diri untuk mendapat belas kasihan
Baca Juga: Arti Kata GG yang Viral di Kalangan Gamer, Memahami Makna dan Penggunaannya
Pertama, orang yang suka playing victim akan mengambil sikap sebagai korban. Ia juga menganut keyakinan bahwa hidupnya lebih sulit daripada hidup orang lain.
Orang tersebut sibuk dengan dirinya sendiri dan percakapannya hanya sepihak. Dia menolak empati pendengar karena tujuan sebenarnya bukanlah untuk merasa lebih baik, melainkan untuk mengendalikan orang lain.
2. Selalu memutar fakta dan merasa dirinya sebagai pihak yang paling dirugikan
Kedua, orang yang suka playing victim akan selalu bertindak sebagai pihak yang rentan dan dirugikan. Tujuannya tidak lain yakni membuat orang lain merasa bersalah.
Dia mungkin menggunakan kesulitan sebagai alasan untuk mengeksploitasi kebaikan seseorang.
3. Sering mengungkit kesakitan masa lalu agar dicap sebagai "yang paling tersakiti"
Berita Terkait
-
Arti Kata GG yang Viral di Kalangan Gamer, Memahami Makna dan Penggunaannya
-
Apa Itu Feeling Lonely? Istilah Bahasa Gaul yang Viral di Media Sosial
-
Apa Itu Bokem? Istilah Viral tentang Idol Kpop yang Cuma Ada di Indonesia
-
Apa Itu Red Flag, Kata dari Bahasa Gaul yang Viral di Media Sosial?
-
Chat Singkat dan Dingin? Kenali Arti Kata Dry Text dan Dampaknya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
-
3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!
-
Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak
-
Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya