Suara.com - Nama Nyoman Nuarta belakangan ini marak jadi sorotan publik, lantaran ia merupakan perancang bangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Namanya ramai dibicarakan karena dirinya tidak memiliki latar belakang sebagai arsitek, melainkan hanya seorang seniman patung.
Hal ini membuat warganet ikut ramai berkomentar mengenai sosok Nyoman, salah satunya di media sosial X. Silang pendapat mengenai Nyoman yang jadi perancang istana negara di IKN pun tak terhindarkan. Tak sedikit wargenet yang memuji Nyoman, namun ada juga yang sebaliknya.
“Arsitek aja masih sering baku hantam sama teknik sipil. Ini malah dari seniman. Wkwkwk. Gak bakalan logis desainnya,” tulis salah satu warganet.
“Yang dia design itu bagian luar yang memang berfungsi memberikan estetika bukan fungsional. Ide desainnya diterjemahkan oleh tim arsitektur dan sipil untuk bisa memenuhi kriteria bangunan,” sambung warganet lainnya.
“Gak masalah selama desainnya bisa dipertanggungjawabkan (bisa gak?). Tadao Ando aja otodidak lho,” timpal warganet lain.
Terlepas dari pro dan kontra Nyoman Nuarta jadi perancang istana negara di IKN, menarik kiranya jika kita ulas profil dan latar belakang pendidikannya.
Profil dan pendidikan Nyoman Nuarta
Nyoman Nuarta lahir di Kabupaten Tabanan, Bali pada 14 November 1951. Selama ini ia dikenal sebagai seniman patung.
Latar belakang pendidikan Nyoman pun tak main-main. Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), jurusan Seni Patung, Departemen Seni Rupa, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.
Baca Juga: Garap Proyek IKN, PTPP Catatkan Nilai Kontrak Baru Rp 8,9 Triliun Hingga Mei 2024
Sebagai seniman patung, Nyoman memiliki prestasi gemilang di dunia seni rupa. Ia dikenal sebagai salah satu pelopor Gerakan Seni Rupa Baru pada 1976.
Dan hingga kini, lulusan ITB tahun 1979 ini telah menciptakan lebih dari seratus karya seni patung yang memukau banyak orang.
Karya-karya yang ia hasilkan tak hanya terpaku pada satu gaya, melainkan berbagai gaya yang berbeda. Mulai dari patung modern hingga patung yang bergaya naturalistik. Bahan yang ia gunakan untuk membuat patung juga beragam, seperti tembaga dan kuningan sebagai bahan utamanya.
Nah, keahliannya dalam mengolah ragam materian inilah yang menjadikan karya-karyanya dinilai memiliki kekuatan visual dan estetika yang luar biasa.
Prestasi Nyoman Nuarta
Nyoman Nuarta telah menorehkan banyak prestasi sejak masih di bangku kuliah, salah satunya ketika ia mengikuti Sayembara Monumen Proklamator.
Berita Terkait
-
Garap Proyek IKN, PTPP Catatkan Nilai Kontrak Baru Rp 8,9 Triliun Hingga Mei 2024
-
Undang Mantan Presiden, Terungkap Alasan Jokowi Gelar Upacara 17 Agustus di IKN dan Jakarta
-
Mengapa Jokowi Ambil Jatah Hadiah Rumah di Jawa Bukan IKN usai Lengser Jadi Presiden?
-
DJKA Kemenhub Tawarkan Investasi Transportasi Kota Bandung dan IKN VC
-
Menko PMK Pastikan Tol hingga Bandara di IKN Siap Dipakai saat HUT RI Ke-79
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN