Suara.com - Sabda Ahessa memutuskan untuk hijrah usai putus dari Wulan Guritno. Ia pun belum lama ini mendapatkan julukan baru sebagai ustaz milenial dari Angelina Sondakh.
Julukan tersebut tercetus saat Sabda Ahessa menjadi bintang tamu di acara YouTube Angelina Sondakh. Keduanya banyak membicarakan banyak hal, salah satunya soal bersyukur.
"Contoh misalnya karier deh. Udah di level ini, kalau ngejarnya angka atau the things that this amount can buy," ujar Sabda dikutip dari potongan video unggahan akun TikTok @/angelinasondakhmassaid Selasa (11/6/2024).
"Ketika kita udah di level ini, kita akhirnya udah biasa sama kemewahan di level ini, harus yang lebih. Tapi ketika kita mengejar yang lebih, kita jadi enggak sempat untuk mensyukuri yang ini," imbuhnya.
Angelina Sondakh tampak terpukau dengan perkataan mantan kekasih Wulan Guritno tersebut. Ibu tiri Aaliyah Massaid itu bahkan sampai memanggil Sabda Ahessa dengan panggilan ustaz milenial.
"Oh God. Pak Ustaz terima kasih lho ya. Enggak tapi ini ustaz milenial. Tapi yes indeed aku setuju banget dengan apa yang dikatakan Sabda," ujar Angelina.
Dipanggil ustaz milenial oleh Angelina Sondakh, menarik untuk diketahui mengenai riwayat pendidikan Sabda Ahessa. Berikut adalah ringkasan informasinya.
Sabda Ahessa dikenal sebagai atlet basket profesional. Ia merupakan putra Sys NS dan Shanty Widhiyanti. Mendiang ayahnya adalah mantan aktor sekaligus politisi ternama di Tanah Air.
Mantan kekasih Wulan Guritno ini diketahui pernah menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi Katolik yang ada di Australia, yaitu University of Notre Dame Australia (UNDA).
Baca Juga: Perjalanan Hijrah Sabda Ahessa Usai Putus dari Wulan Guritno, Tobat Gegara Efek Alkohol
Perjalanan Hijrah Sabda Ahessa
Perjalanan hijrah Sabda Ahessa sendiri berlangsung usai pebasket berusia 28 tahun ini dirinya didiagnosa menderita radang usus. Ia merasa tertekan hingga menghentikan kebiasaan minum alkohol.
"Aku sebelumnya medical check up (periksa), ada radang usus, karena kebanyakan makan cabe dan macem-macem, dari ini banyak yg tak bisa konsumsi," ungkap Sabda.
"Bikin aku tertekan dan salah satunya yang aku cut (hindari) itu alkohol. Sebelumnya, suka pergi malam dan minum alkohol, tapi setelah enggak ada alkohol, jadi banyak momen free time, jadi clear (jernih) pikiranku," imbuhnya.
Dari sini hidupnya mulai berubah. Ia banyak melakukan muhasabah diri hingga akhirnya mantap untuk berhijrah. Ini sekaligus membantah rumor jika ia hijrah karena putus dari Wulan Guritno.
"Di situ baru merasakan perbedaan dari sebelumnya. Mulai introspeksi diri dan menilai keputusan hidupku dasarnya apa," ujar Sabda.
"Lebih ke arah duniawi semata. Aku lihat hidupku sebelumnya, radang usus terus-terusan hanya kesenangan duniawi untuk memuaskan hawa nafsu semata," tambahnya.
Berita Terkait
-
Perjalanan Hijrah Sabda Ahessa Usai Putus dari Wulan Guritno, Tobat Gegara Efek Alkohol
-
Berkaca dari Sabda Ahessa, Angelina Sondakh Kutip Ayat Alquran tentang Hidayah
-
Profil Ustaz Mufti Menk, Ulama Zimbabwe 'Penuntun' Sabda Ahessa Selama Proses Hijrah
-
Kisah Sabda Ahessa Sulit Cari Ustaz Saat Hijrah Usai Putus Dari Wulan Guritno: Kenapa Sering Bahas Nereka?
-
Tak Lagi Kejar Hawa Nafsu, Sabda Ahessa Cari Pasangan Hidup dengan Cara Berbeda
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi