Suara.com - Bupati Gunungkidul Sunaryanta mendapat sorotan tajam dari publik. Ia yang hadir di acara peletakan batu pertama atau groundbreaking beach club Raffi Ahmad, kini dinilai buang badan usai Raffi memutuskan hengkang dari proyek tersebut. Profil dan kekayaan sang bupati menjadi sorotan.
Selama ini, proyek Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul memang menuai protes dari berbagai pihak. Kontroversi proyek ini sebetulnya sudah muncul sejak Desember 2023, sejak Raffi Ahmad pertama kali mengunggah rencana proyek tersebut di akun Instagram pribadinya. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik Raffi Ahmad karena membuat proyek di atas lahan konservasi, sehingga proyek yang melibatkan Raffi Ahmad itu dianggap menyalahi aturan.
Kemudian, muncul petisi penolakan proyek beach club dari masyarakat. Petisi itu dibuat oleh Muhammad Raafi dalam dalam situs change.org. Hingga saat ini, petisi tersebut sudah disetujui oleh 40 ribu orang. Petisi itu dibuat dengan alasan karena akan ada dampak negatif yang begitu besar di kawasan proyek Beach Club, salah satunya adalah kekeringan.
Usai viral lahan proyek Beach Club bermasalah dan menjadi sorotan publik, Raffi Ahmad memutuskan untuk menarik diri dari proyek tersebut. Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti Bupati Gunungkidul atas keterlibatannya dalam proyek yang dianggap menyalahi aturan ini.
"Saya ikut ke sana waktu itu, itu hanya gunungan biasa. Di sana kita mau melihat dari ketinggian oh gunungnya indahnya seperti ini. Peletakan batu pertama itu nggak ada, izinnya aja nggak ada," kata Sunaryanta saat diwawancarai awak media, Rabu (12/6/2024).
Profil dan Harta Kekayaan Bupati Gunungkidul
Diketahui, sebagai Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyetujui rencana Raffi Ahmad untuk membangun Beach Club di Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungsewu bagian timur. Menurutnya, rencana proyek Beach Club itu bisa mendorong perekonomian warga sekitar.
Sebelum dilantik menjadi Bupati Gunungkidul periode 2021-2024, Sunaryanta berprofesi sebagai purnawirawan TNI AD. Pria kelahiran Gunungkidul ini akhirnya mengundurkan diri dari profesinya sebagai asisten pribadi Ryamizard Ryacudu, mantan Pangkostrad periode 2002 lantaran mencalonkan diri sebagai Bupati Gunungkidul bersama pasangannya, yaitu Heri Susanto. Sunaryanta berhasil terpilih sebagai Bupati Gunungkidul ke-28 dan dilantik pada Februari 2021 lalu.
Lantas, berapa harta kekayaan Bupati Gunungkidul?
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada tanggal 31 Desember 2022, Bupati Gunungkidul ini tercatat memiliki harta senilai Rp10,51 miliar. Sunaryanta tercatat memiliki harta yang berupa tanah dan bangunan di daerah Gunungkidul dan Bantul senilai Rp 9,07 miliar. Kemudian, Sunaryanta juga diketahui memiliki harta alat transportasi dan mesin yaitu Motor Kawasaki E 250 T tahun 2018 seharga Rp 30 juta dan Mobil Innova Venturer 2,0 seharga Rp 230 juta. Lalu, tercatat juga harta bergerak lainnya senilai Rp 247 juta, kas dan setara kas senilai Rp 184 juta, harta lainnya senilai Rp 760 juta.
Catatan laporan harta kekayaan Bupati Gunungkidul ini membuatnya menjadi salah satu Bupati terkaya di Daerah Istimewa Yogyakarta setelah Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Nah, itulah profil dan kekayaan Bupati Gunungkidul Sunaryanta yang sempat izinkan beach club, kini berdalih Raffi Ahmad belum memberikan izin.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim