Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ikut angkat bicara soal pembangunan beach club. Ia mengatakan bahwa Raffi Ahmad dituding telah menyalahi aturan.
Sebab, proyek itu akan berdiri di Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungsewu. Sandi pun mengingatkan agar wisata yang dibangun bisa menjadi baik untuk ekonomi dan lingkungan.
"Pastikan bahwa semua (pembangunan wisata) mengusung kelestarian alam dan juga keberlanjutan lingkungan. Itu yang selalu kami titipkan. Kami selalu berkoordinasi dengan para pimpinan daerah termasuk kepala dinas dan sebagainya," tegas Sandiaga di Desa Wisata Cisande, Jumat (29/12/2023).
Muncul Petisi Penolakan
Setelah kabar pembangunan wisata di Gunungkidul itu viral, muncul petisi penolakan. Petisi ini dibuat oleh Muhammad Raafi di situs change.org dan sudah dimulai sejak 21 Maret 2024.
Petisi itu berjudul "Tolak Pembangunan Resort Raffi Ahmad di Gunungkidul!". Di dalamnya, Raafi menyinggung perihal lokasi proyek beach club Raffi yang berada di kawasan lindung geologi.
Terpantau per Rabu (12/6/2024) pukul 13.30 WIB, petisi itu sudah diteken lebih dari 57 ribu orang dari target sebanyak 75 ribu. Petisi ini juga turut disebarkan melalui template Instagram.
Template itu ramai diunggah oleh warganet melalui Stories. Adapun hingga saat ini, template penolakan pembangunan beach club Raffi ini telah digunakan oleh lebih dari 119 ribu akun.
Raffi Ahmad Mundur dari Proyek
Baca Juga: Tampil Sederhana Saat Naik Haji, Nagita Slavina Pakai Cincin Tasbih Mirip Punya Ayu Ting Ting?
Usai petisi penolakan ramai diteken, Raffi memilih mundur dari proyek tersebut. Alasannya, karena ia memahami pembangunan wisata itu tak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Saya sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum, mengerti bahwa terdapat beberapa kekhawatiran dari masyarakat terkait proyek ini yang belum sejalan dengan peraturan yang berlaku," kata Raffi Ahmad di Instagram, sebagaimana dikutip Rabu (12/6/2024).
Dengan tegas, Raffi menarik diri dari keterlibatannya dalam pembangunan beach club itu. Ia tak mau ikut serta jika wisata yang dibangun tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Dengan ini saya menyatakan akan menarik diri dari keterlibatan saya dalam proyek ini karena bagi saya apa pun yang saya lakukan dalam bisnis-bisnis saya ini, wajib sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia," ujar Raffi.
"Jika ini memang belum memberikan manfaat serta dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan lingkungan, saya akan menarik diri dari proyek ini. Saya berharap pernyataan yang saya sampaikan dapat memberikan kejelasan," lanjutnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Intip Kekayaan Bupati Gunungkidul: Dulu Hadiri Groundbreaking Beach Club Raffi Ahmad, Kini Sebut Belum Berizin
-
Terungkap Posisi Raffi Ahmad di Proyek Beach Club di Gunung Kidul, Bukan Pecentus tapi...
-
Raffi Ahmad Undur Diri, Publik Curiga Proyek Beach Club Gunungkidul Tetap Jalan: Ada Pihak Lain?
-
Raffi Ahmad Bagikan Kabar Duka usai Touring ke Sumatera Utara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim