Suara.com - Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini untuk menyimpan daging kurban di kulkas agar awet. Tak mau kan daging kurban Anda cepat busuk dan tidak layak konsumsi?
Seperti diketahui, produk hewani mentah memiliki peluang lebih tinggi untuk berkembang biaknya bakteri dibandingkan dengan daging yang dimasak.
Inilah salah satu alasan mengapa daging mentah tidak boleh dibiarkan di udara terbuka karena meningkatkan risiko kontaminasi.
Padahal saat Idul Adha, beberapa orang akan mendapat daging kurban yang tidak akan habis satu kali makan dan mau tidak mau harus disimpan untuk dikonsumsi selanjutnya.
Salah satu cara yang sering dilakukan untuk mengawetkan daging adalah disimpan di kulkas. Namun, Anda perlu memerhatikan beberapa tips berikut ini agar daging kurban Anda lebih awet.
Cara Menyimpan Daging Kurban Di Kulkas Agar Awet
Berikut ini ada lima cara untuk menyimpan daging kurban di kulkas agar awet dan tahan lama.
1. Cuci dulu dagingnya
Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, akan lebih baik jika Anda cuci dulu dagingnya dengan air matang. Pada saat mencuci, bersihkan jaringan yang tidak diinginkan dan rendam dalam air hangat dengan sedikit kunyit atau garam.
Baca Juga: 5 Resep Olahan Daging Kurban Tanpa Santan, Variasi Menu Idul Adha
Proses ini akan membantu menghilangkan bakteri dan kuman. Setelah 8-10 menit, bilas kembali daging dengan air dingin agar teksturnya tetap terjaga. Selanjutnya tiriskan airnya, biarkan hingga kering dan keringkan dengan tisu
2. Masukkan ke wadah kedap udara
Setelah daging kering, masukkan ke dalam wadah kedap udara atau wadah yang ada tutupnya. Dengan cara ini daging segar bisa disimpan di lemari es selama 7-8 hari.
Anda juga bisa menyimpan daging hanya dengan mengeluarkan bungkusnya dan mengeringkannya dengan tisu dan menyimpannya dalam kantong/wadah kedap udara.
3. Jangan menyimpan daging berbeda di satu wadah
Jangan pernah menyimpan jenis daging yang berbeda dalam wadah yang sama. Hindari menyimpan daging segar dan daging matang di dekat Anda, hal ini dapat meningkatkan kemungkinan kontaminasi pada daging matang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?