Suara.com - Nama Anang Hermansyah dan Ashanty hingga kini masih menjadi sorotan usai disoraki suporter Timnas setelah pertandingan sepak bola Indonesia melawan Filipina pada 11 Juni 2024 lalu. Pasangan satu ini lantaran dinilai merusak suasana kemenangan Timnas dengan membawakan lagu yang tidak sesuai.
Gara-gara insiden ini, akun media sosial Anang dan Ashanty langsung digeruduk netizen dengan komentar-komentar hujatan.
Anang dan Ashanty kemudian membuat klarifikasi atas kejadian tersebut. Dalam unggahannya, mereka pun membeberkan kronologi kejadian tersebut.
1. Tampil karena ditawari panitia
Anang dan Ashanty mengaku keduanya tampil karena permintaan panitia. Keduanya mengaku sempat ragu untuk mengambil tawaran tersebut. Namun, sebagai bentuk cintanya kepada Indonesia, pasangan itu pun akhirnya memutuskan untuk mengambil pekerjaan tersebut.
“Kami di sini bukan menawarkan diri, namun diminta untuk menjadi pengisi acara di tanggal 11. Kami diundang sebagai pendukung acara untuk menyanyikan beberapa lagu yang telah ditentukan panitia penyelenggara dari PSSI dan kami murni terlibat sebagai pendukung tanpa bayaran sedikit pun, karena ini sebagai bentuk cinta kami pada Indonesia khususnya Tim Nasional Indonesia,” tulis keterangan tersebut.
2. Ada 3 lagi yang disepakati
Keduanya sempat ragu dalam memilih lagu yang akan dibawakan. Akhirnya keduanya mengikuti SOP yang ada dalam memilih lagu, yakni lagu wajib, lagu kebangsaan, dan lagu bebas milik sendiri. Ketiga lagu yang diajukan ini juga sudah disetujui oleh pihak panitia.
3. Menonton pertandingan di tribun, bukan di ruang artis
Baca Juga: Anang Hermansyah dan Ashanty Disoraki Suporter Bola, Geni Faruk Sang Besan Tertawa Karier
Meski berstatus sebagai artis yang akan meramaikan acara, keduanya mengaku menonton pertandingan langsung di tribun, dan bukan di ruang artis.
“Pada saat acara berlangsung pun kami lebih semangat saat nonton bola, kami tidak menunggu di ruang artis karena kami memang mau liat timnas main dan ingin melihat Indonesia menang,” tulis keterangan tersebut.
4. Meminta panitia menghentikan acara nyanyi
Saat menyanyikan lagu ‘Kebyar Kebyar’, keduanya melihat kalau respons penonton masih aman. Namun, ketika masuk ke sesi menyanyikan lagu pribadi, keduanya sudah meminta untuk berhenti saja. Namun, permintaan itu tak dikabulkan panitia.
Benar saja, respons dari para penonton menjadi kurang baik saat pasangan itu menyanyikan lagu 'Rindu Ini'. Para penonton malah menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’. Sebagian juga menyoraki Anang dan Ashanty. Melihat hal tersebut, keduanya akhirnya meminta agar panitia memberhentikan acara nyanyi tersebut.
“Dan minus one terus diputar sampai akhirnya kami beberapa kali menoleh minta stop, dan kami akhirnya ke belakang meminta HT panitia untuk stop. Jadi bukan diberhentikan, tetapi kami yang meminta dihentikan karena suasananya yang kami lihat sudah tidak sesuai momentumnya” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam