Suara.com - Angelina Sondakh membagikan cerita tentang gaya hidupnya selama menjadi anggota DPR RI. Rupanya, Angelina Sondakh dulu hidup sangat hedon hingga dengan senang hati menerima tas-tas branded dari berbagai pihak tanpa tahu itu termasuk suap.
Cerita tersebut disampaikan oleh Angelina Sondakh ketika menjadi bintang tamu acara "Obrolan Tiap Waktu" milik Trans7. Ibunda Keanu Massaid itu mengakui dulu banyak yang memberi tas branded, padahal dirinya sama sekali tidak meminta.
"Jadi memang dulu ketika menjabat tuh banyak banget yang ngasih, walaupun saya enggak minta," cerita Angelina Sondakh dalam tayangan "Obrolan Tiap Waktu" yang diunggah ulang oleh akun Instagram lambe__danu, Senin (17/6/2024).
"Jadi gini, karena mungkin butuh tanda tangan saya, sebelum saya tanda itu tas-tas udah pada dateng. Apalagi pas tanda tangan lho," imbuhnya.
Angelina Sondakh santai menerima tas-tas tersebut karena tidak tahu bahwa hal tersebut termasuk suap. Terlebih dulu Angelina Sondakh cukup hedon sehingga justru senang ketika diberi tas mahal.
"Karena mungkin akunya juga dulu, ya maaf ya, ini kan dulu hedon banget gitu ya. Jadi kalau orang ngasih ya ambil aja gitu," tutur mantan anggota DPR RI periode 2004 dan 2009 tersebut.
"Padahal kan sebenarnya orang datang untuk mendapatkan suatu kemanfaatan dari tanda tanganku. Setelah itu baru sadar-sadarnya, oh ini perbuatan yang sebenarnya suap," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Angelina Sondakh membocorkan merek tas branded yang biasa diterima olehnya. Ibu sambung Aaliyah Massaid itu ternyata kerap menerima tas mewah dari merek Hermes.
"LV (Louis Vuitton) kan paling sini lah ya. Hermes kan paling sini lah. Gitu loh. Biasanya yang datang Hermes lah. Apalagi kalau tanda tangan lancar, enggak cuma tas lah yang datang," tandasnya.
Baca Juga: Adu Gaya Angelina Sondakh dan Geni Faruk, Sama-Sama Berhijab Tapi Beda Style
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki