Suara.com - Perdebatan antara Rhoma Irama dan Habib Bahar bin Smith menjadi sorotan akhir-akhir ini. Hal ini karena Habib Bahar bin Smith menilai pernyataan Rhoma Irama tentang keturunan nabi dinilai tidak benar alias fitnah.
Hal ini berawal dari pernyataan Rhoma Irama mengenai adanya seorang habib yang mengaku kalau keturunan Nabi Muhammad dijamin masuk surga meskipun berbuat maksiat. Ia mengaku, mendengar habib tersebut berucap hal itu saat usianya masih muda.
"Dia cerita saya kaget-kaget ini. Di antaranya yang masih saya ingat, hey itu kalau ada anak habib, walaupun dia mabuk-mabukan, walaupun dia pezina, pencuri, penjudi, jangan kate ape-ape, dia itu keturunan nabi, jangan disakiti, jangan diomelin, dia itu ahli surga," kata Rhoma Irama dikutip dari tayangan YouTube Rhoma Irama Official.
Sementara Habib Bahar bin Smith justru protes karena ucapan Rhoma Irama itu seakan memfitnah keturunan nabi atau habib. Pasalnya pernyataan tersebut membuat nama keturunan nabi atau habib itu menjadi rusak.
"Rhoma Irama ngomong doktrin para habaib, doktrin ba'alawi, habib itu pasti walaupun maksiat masuk surga. Woi Rhoma Irama jaga kau punya mulut, jangan suka fitnah," ucap Habib Bahar bin Smith.
Di sisi lain, protesnya Habib Bahar bin Smith itu membuat garis keturunannya menjadi dipertanyakan. Ia diminta untuk melakukan tes DNA agar bisa membuktikan kalau dirinya adalah benar keturunan Nabi Muhammad SAW.
Lantas benarkah keturunan Nabi Muhammad SAW dijamin masuk surga?
Perkara hal ini sempat dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad. Dalam video di kanal Youtubenya, ia menjelaskan kalau tidak ada hubungannya keturunan Nabi Muhammad SAW dengan jaminan masuk surga. Hal ini dijelaskan dalam hadis mengenai perumpamaan Fatimah binti Muhammad yang jika mencuri, maka ia juga mendapat hukuman yang seharusnya.
“Seandainya Fatimah anak Muhammad mencuri, aku yang akan memotong tangannya,” kata Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Kenang Momen Dimarahi Rhoma Irama, Inul Daratista Gemetar hingga Nyaris Pingsan
Dari hadis tersebut bermakna kalau seseorang yang keturunan Nabi Muhammad SAW juga mendapatkan hukuman yang berlaku. Sementara itu, menurutnya saat ini ada beberapa habib yang jika dijumpai dicium tanganya. Ustaz Abdul Somad mengatakan, alasan cium tangan sendiri itu berdasarkan ilmu agama yang dimilikinya.
“Kenapa ustaz cium tangan Habib Umar di Istiqlal kemarin? Bukan karena beliau keturunan silsilah Nabi Muhammad SAW, tapi karena beliau berilmu, beramal, saleh, maka dia punya keutamaan di hadapan Allah di pandangan manusia,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek