Suara.com - Mencari sepatu lari lokal anti air senyaman On Cloud ori kini bukan lagi hal sulit. Sejumlah brand dalam negeri menghadirkan sepatu lari dengan bantalan empuk, desain ergonomis, serta material tahan air yang cocok untuk kondisi cuaca tropis dan lintasan beragam. Dari sisi kenyamanan, beberapa model bahkan mampu memberikan sensasi pijakan ringan yang mendekati sepatu lari premium.
Untuk Anda yang rutin berlari di area perkotaan, jalur taman, hingga aspal basah setelah hujan, sepatu lari dengan karakter responsif dan proteksi ekstra tentu jadi nilai tambah. Berikut ini pilihan sepatu lokal dan alternatif yang menawarkan rasa nyaman, stabil, serta harga lebih bersahabat.
Heiden Heritage Stryde Blast EX
Pendekatan desain modern membuat Heiden Heritage Stryde Blast EX terlihat sporty tanpa menghilangkan fungsi utama sebagai sepatu lari harian. Upper sepatu ini menggunakan material sintetis berlapis yang mampu menahan percikan air ringan, sehingga kaki tetap terasa kering saat berlari di jalan lembap.
Bagian midsole dirancang dengan busa tebal yang empuk namun tetap responsif. Insole-nya cukup lentur mengikuti bentuk telapak kaki, membantu meredam benturan saat mendarat. Untuk ketahanan, outsole karet berpola agresif memberi cengkeraman baik di aspal basah. Di pasaran, sepatu ini berada di kisaran Rp400 ribuan dengan karakter yang cocok untuk pelari pemula hingga menengah.
Eiger Cloudrun LC Shoes
Nama Eiger identik dengan perlengkapan outdoor, dan karakter itu terasa pada Cloudrun LC Shoes. Sepatu ini mengusung konstruksi upper yang lebih rapat dengan lapisan water repellent, membuatnya tangguh digunakan di berbagai kondisi cuaca.
Bantalan bagian tengah terasa stabil dan tidak terlalu lunak, cocok untuk Anda yang menyukai pijakan mantap saat long run. Insole empuk namun tidak mudah kempis, sehingga nyaman dipakai dalam durasi lama. Ketahanan materialnya mendukung pemakaian intensif. Dengan harga sekitar Rp500 ribuan, Cloudrun LC menjadi opsi sepatu lari lokal anti air yang seimbang antara kenyamanan dan daya tahan.
910 Nineten Yuza Evo
Pendekatan performa terasa kuat pada 910 Nineten Yuza Evo. Sepatu ini dirancang dengan fokus pada efisiensi langkah dan bobot ringan, membuatnya terasa gesit saat digunakan berlari di jalan raya.
Midsole menggunakan teknologi foam responsif yang memberikan efek pantulan lembut. Insole cukup ergonomis menopang lengkungan kaki, membantu mengurangi kelelahan. Material upper-nya dirancang cukup rapat untuk menghadapi cipratan air ringan. Dengan harga sekitar Rp580 ribuan, Yuza Evo menjadi pilihan menarik bagi Anda yang mengejar sensasi lari ringan dan stabil.
Ortuseight Hyperglide
Karakter Ortuseight Hyperglide menonjol pada keseimbangan antara fleksibilitas dan bantalan. Sepatu ini menggunakan material upper sintetis yang cepat kering dan cukup tahan terhadap kondisi lembap.
Baca Juga: 5 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate 'Kembaran' Saucony Versi Lebih Murah
Bagian midsole terasa empuk namun tetap memberikan kontrol saat berlari cepat. Insole-nya nyaman dan tidak licin, membantu menjaga posisi kaki tetap stabil. Dari sisi ketahanan, sepatu ini cukup andal untuk pemakaian rutin. Dengan banderol sekitar Rp500 ribuan, Hyperglide layak dipertimbangkan sebagai sepatu lari lokal anti air senyaman On Cloud ori versi terjangkau.
Skechers Glide Step
Meski bukan merek lokal, Skechers Glide Step sering dijadikan pembanding dari sisi kenyamanan. Teknologi bantalan khasnya memberikan rasa empuk dan ringan di setiap langkah, menyerupai sensasi sepatu lari premium.
Insole berbahan busa tebal menopang kaki dengan baik, sementara outsole dirancang untuk traksi optimal. Material upper-nya cukup tahan terhadap air ringan, meski bukan fokus utama. Dengan harga sekitar Rp1 jutaan, sepatu ini menjadi referensi rasa nyaman bagi Anda yang ingin mencari alternatif lokal dengan sensasi serupa.
League Running Series
League Running Series hadir sebagai solusi ekonomis bagi pelari pemula. Desainnya sederhana, namun fungsional untuk aktivitas lari santai hingga jogging rutin.
Midsole cukup empuk untuk meredam benturan ringan, sementara insole memberikan kenyamanan standar tanpa terasa keras. Material upper cepat kering dan cukup tahan terhadap cipratan air. Dengan harga sekitar Rp250 ribuan, sepatu ini cocok bagi Anda yang ingin mulai berlari tanpa investasi besar.
Geoff Max Running Collection
Gaya kasual berpadu dengan fungsi lari ringan menjadi ciri khas Geoff Max Running Collection. Sepatu ini menawarkan tampilan simpel dengan material upper sintetis yang cukup rapat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
7 Produk Wardah Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Cerah dan Muda Lagi
-
Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Sekaligus Ayyamul Bidh, Ini Hukum Menggabungkannya
-
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
-
4 Moisturizer Lokal yang Mengandung Kolagen untuk Mengencangkan Kulit Kendur Usia 50-an
-
5 Cara Memutihkan Lutut dan Siku dengan Cepat, Tak Harus Pakai Produk Mahal
-
Body Serum vs Body Lotion, Mana yang Lebih Efektif Melembapkan dan Mencerahkan Kulit?
-
5 Produk Viva Cosmetics Terbaik Bikin Kulit Usia 40 ke Atas Awet Muda Lagi, Harga Rp10 Ribuan
-
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?