Suara.com - Penggemar sepak bola Tanah Air kini bisa bernapas lega lantaran Shin Tae-yong bakal kembali melatih Timnas Indonesia hingga tahun 2027.
Diketahui, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah memperpanjang kontrak sang pelatih dari Negeri Ginseng itu.
Shin Tae-yong telah bertemu dengan Erick Thohir pada Jumat (28/6/2024) untuk memperpanjang kontrak pelatih Timnas Indonesia. Melalui pertemuan tersebut, Shin Tae-yong masih akan membersamai para kesebelasan Skuad Garuda.
"Kami bersepakat untuk terus berjuang bersama agar Tim Nasional Indonesia semakin maju, berprestasi, dan mendunia," tulis Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya.
Tak heran jika PSSI 'kepincut' dan tak ingin ditinggal Shin Tae-yong. Sebab, pelatih asal Korea Selatan tersebut sumbang berbagai prestasi buat Indonesia.
Lantas, seperti apa prestasi Shin Tae-yong buat Skuad Garuda?
Bangkit dari debut yang buruk dan bawa Timnas ke Final AFF 2020
Shin Tae-yong awalnya diharapkan membawa angin buruk usai PSSI melepas Simon McMenemy sebagai pelatih Indonesia.
Shin Tae-yong akhirnya dipanggil oleh PSSI dan terbang dari Korea Selatan ke Indonesia demi melatih Timnas Indonesia.
Baca Juga: Timnas Indonesia, Dukungan Deras, dan Jalan Terjal Menuju Piala Dunia
Para fans sepak bola Tanah Air berharap Shin Tae-yong bisa membawa Indonesia lolos Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 di ajang Babak Kedua AFC. Sayangnya, Indonesia dibabat habis oleh negara lainnya dan mengalami kekalahan demi kekalahan.
Indonesia bahkan sempat tunduk malu usai dibabat habis Vietnam dengan skor 4-0, dan sebelumnya Thailand dengan 3-0.
Tak menyerah dengan kekalahan tersebut, Shin Tae-yong akhirnya mulai membenahi strategi dan performa para atlet untuk menghadapi Kejuaraan AFF 2020 yang digelar pada tahun 2021-2022.
Meski tak membawa trofi juara pertama, Shin Tae-yong bisa mengantarkan Indonesia ke babak final melawan Thailand.
Akhiri 'kutukan' di Piala Asia: Berhasil lolos dari babak grup
Lambat laun, pria asal Yeongdeok ini membawa Timnas Indonesia ke masa keemasan. Bagaimana tidak, Shin Tae-yong berakhir mengakhiri 'kutukan' Timnas Indonesia yang absen bermain di Piala Asia 2023 selama 16 tahun.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Didenda Ratusan Juta Karena Kritik AFC: Kok Anti Kritik
-
Timnas Indonesia, Dukungan Deras, dan Jalan Terjal Menuju Piala Dunia
-
Shin Tae-yong Berpikir Realistis Target dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Perpanjang Kontrak, Begini Kehebohan Media Korea: KFA Gigit Jari
-
Menpora Tetap Optimis Meski Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Kualifikasi Piala Dunia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan