Suara.com - Berita duka datang dari ranah kedokteran, dimana seorang dokter yang juga dikenal luas di media sosial harus tutup usia di masa emasnya. Adalah dr. Helmiyadi Kuswardhana, yang dikabarkan telah meninggal dunia karena henti jantung mendadak. Sekilas mengenai profil dan dr. Helmiyadi Kuswardhana dokter apa bisa Anda cermati di sini.
Profil dr. Helmiyadi Kuswardhana
Mulai mendapatkan pengenalan publik sejak beberapa tahun terakhir karena kontennya di media sosial TikTok, dokter yang satu ini memiliki setidaknya lebih dari 490 ribu pengikut pada akun Instagram-nya, pada @dr.helmiyadi_hk.
Lahir di Ujung Pandang, 15 Mei 1983, dirinya tercatat sebagai alumni Fakultas Kedokteran Umum di Universitas Hasanuddin, Makassar. Ia menamatkan studi sarjananya dalam waktu yang relatif singkat, dan kemudian mengambil pendidikan spesialis ortopedi dan traumatologi di universitas yang sama.
Menjadi dokter spesialis tulang, dirinya kemudian bertugas di Rumah Sakit Umum daerah Sulawesi Barat. Selain bekerja di rumah sakit tersebut dirinya juga diketahui memiliki klinik pribadi dengan nama HK Medical Center, yang berlokasi di Makassar.
Untuk organisasi profesi, dr. Helmiyadi tercatat sebagai anggota dari Ikatan Dokter indonesia, dan Perhimpunan Spesialis Ortopedi & Traumatologi. Dikenal sebagai sosok yang ceria dan lucu, konten yang diunggah tak jarang sama sekali tidak berhubungan dengan dunia kedokteran dan berhasil menghibur banyak pengikutnya.
Kronologi Kejadian Henti Jantung
Ungkapan belasungkawa disampaikan oleh Keluarga Besar RSUD Kabupaten Majene atas meninggalnya dr. Helmiyadi Kuswardhana, M.Kes, Sp. OT. FICS., AIFO-K., melalui unggahan akun Instagram resminya.
Dikabarkan sang dokter meninggal dunia pada Rabu malam, setelah melakukan tindakan operasi untuk 10 orang pasien di RSUD Sulawesi Barat dan RSUD Mitra Mamuju. Setelah melaksanakan operasi, dirinya mengeluhkan sesak napas dan nyeri.
Dirinya kemudian dirujuk ke Makassar menggunakan ambulans yang tersedia, namun pada perjalanan kondisi yang dialami dr. Helmiyadi memburuk dan ambulans singgah di Puskesmas Sendana. Namun nahas, sang dokter menghembuskan napas terakhir dan mengakhiri pengabdiannya pada masyarakat yang ada di area Sulawesi Barat.
Menjadi satu-satunya dokter spesialis tulang yang ada di Sulawesi Barat. Direktur RSUD Sulbar, dr. Erna, menyatakan rasa sedih yang demikian dalam, baik dalam konteks pribadi dan sebagai rekan sejawat.
Ia diketahui meninggalkan seorang istri yang berprofesi sebagai dokter gigi, dan tiga orang anak. Semoga amal dan ibadahnya diterima oleh Yang Maha Kuasa, dan keluarga dapat dikuatkan. Itu tadi sekilas tentang profil dan dr. Helmiyadi Kuswardhana dokter apa yang bisa disampaikan, semoga berguna.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Mengenal Sudden Cardiac Arrest, Ini Gejala, Bahaya dan Cara Mengatasi Penyebab Kematian Dokter Helmiyadi Kuswardhana
-
Innalillahi! Dokter Ortopedi Wafat saat Bertugas, Mendiang Dr Helmiyadi Raih Penghargaan Ini dari PB IDI
-
Jokowi Sebut Ranking Kesehatan Indonesia Kalah dari Malaysia, Apakah Dokter Asing Bisa Jadi Solusi?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut