Suara.com - Tokoh perempuan muda Nahdatul Ulama (NU) Nurul Bahrul Ulum diketahui ikut dalam rombongan organisasi tersebut melawat ke Israel. Sikap Nurul ini sangat disayangkan mengingat profilnya selama ini dikenal karena suara yang lantang dalam isu – isu gender dan perempuan.
Ia tampak berfoto bersama tokoh NU lain dan Presiden Israel, Isaac Herzog. Sikapnya memutuskan ikut dalam rombongan bertentangan dengan tulisan – tulisannya yang banyak membela hak – hak perempuan. Di lain sisi, korban pembantaian Israel di Jalur Gaza, Palestina kebanyakan adalah perempuan dan anak – anak.
Melansir akun Linkedin, Nurul Bahrul Ulum bekerja sebagai Communication Officer di Australia – Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) dan Australia – Asean Muslim Exchange Program (AAMEP). Pekerjaan tersebut ditekuninya sejak awal 2022 lalu. Di ranah pendidikan formal, Nurul lulus dari IAIN Cirebon.
Tulisan – tulisan Nurul Bahrul Ulum banyak membahas soal isu perempuan. Dia adalah kolumnis mubadalah.id sejak lebih dari lima tahun lalu.
Mubadalah bervisi menjadi platform media rujukan yang mempromosikan dan mengembangkan relasi kesalingan, kerjasama, dan keadilan hakiki dalam Islam, demi mewujudkan peradaban yang bermartabat, berkelanjutan, dan inklusif bagi semua manusia dalam rahmat Allah Swt.
Dalam salah satu tulisannya di Mubadalah, Nurul ingin menghapus stigma janda di masyarakat Indonesia. Janda seharusnya tidak lagi diidentikkan sebagai beban sosial.
Sebaliknya, Nurul menulis bahwa janda merupakan perempuan yang bisa terus berdaya dan menginspirasi. Nurul ingin menciptakan dunia yang lebih adil dan inklusif, tempat setiap individu dihargai dan dihormati tanpa memandang status perkawinan. Tulisan ini terinspirasi dari kisah Ratu Mesir, Cleopatra.
Di samping aktif menulis Nurul juga beberapa kali terlibat dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI). Pada Juni 2023 lalu, dia mengikuti perjalanan ke Mesir sebagai bagian dari kongres ini mewakili Pondok Pesantren Luhur Manhaji Fahmina Cirebon yang dia asuh bersama KH. Marzuki Wahid.
Pesantren Luhur Manhajiy Fahmina memiliki fokus utama antara lain adalah sebagai wadah kaderisasi ulama perempuan Indonesia dan fokus pada penguasaan metodologi al- Manâhij al-Islamiyah diantaranya Ushul Fiqh, Qawaid Fiqhiyah, metodologi riset, metodologi kajian, analisis sosial, dan beberapa metodologi lain yang seluruhnya harus dikuasai oleh mahasantriwa, sehingga ketika ada permasalahan sosial yang memerlukan perspektif agama, maka metodologi yang telah dipelajari mahasantriwa akan mampu menjawabnya secara kompeten dan baik sesuai dengan kerangka metodologi Islam yang standar dan memiliki perspektif keadilan, kesetaraan, dan keberpihakan terhadap hak-hak perempuan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Profil 5 Nahdliyin yang Bertemu Presiden Israel, Jadi Kontroversi sampai PBNU Angkat Bicara
-
Profil Dr. Zainul Maarif, Peneliti NU yang Bertemu Presiden Israel
-
Profil Empoli, Klub Seri A yang Gaet Maarten Paes Kiper Keturunan Indonesia
-
Profil Lautaro Martinez, Si Banteng yang Sabet Gelar Top Skor dan Bawa Argentina Juara Copa America 2024
-
Airin Rachmi Diany, dari Putri Indonesia Hingga Cagub Banten
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan