Suara.com - Orang tua Fujianti Utami atau Fuji mengetahui bahwa putrinya sering mendapat olokan dari netizen karena fisik.
Haji Faisal dan Dewi Zuhriati tahu betul Fuji sering diejek dengan istilah 'aura maghrib'. Sempat tersinggung dengan ejekan itu, Fuji ternyata sudah mulai terbiasa dengan olokan tersebut.
"Jadi yang kayak gitu dia udah kebal ya?" tanya Feni Rose.
Haji Faisal mengiyakannya. Ayah Fuji itu juga menganggap bahwa olokan yang dilempar ke putrinya itu hanya bentuk kebencian yang seharusnya tak perlu dianggap.
"Yang kedua itu sudah bentuk keirian, kebencian aja," kata Haji Faisal.
Sementara itu Dewi Zuhriati menceritakan pembelaan putrinya yang pernah ia dengar ketika diejek 'aura maghrib.
"Fuji bilang gini aja "ya saya emang kulit saya begini kan bapak saya item"," kata Fuji ditirukan Dewi Zuhriati.
"Yang penting sehat," imbuh Dewi Zuhriati.
Sebelumnya, Fuji sempat mengungkapkan rasa insecure ketika terlalu sering diejek karena bentuk fisiknya.
Ketika mengisi podcast Kaesang, Fuji mengaku bahwa ia sampai kepikiran operasi plastik karena bullying itu.
"Tapi ngomong-ngomong ada yang kata netizen bikin overthinking?" tanya Boiyen pada Fuji dikutip dari podcast PDP, Minggu (14/7/2024).
"Kalau sekarang jarang sih, ngapain buang-buang waktu, kalau dulu semua dikomen mulai dari fisik, cara kerja, temen aku," imbuhnya.
Lebih lanjut, Fuji ditanya soal kecantikannya yang masih sering dikatai netizen.
"Ada yang ngatain pesek kulit gelap?" tanya Boiyen lagi.
"Ada lah, ada kepikiran (operasi plastik) tepi belum berani, hidung kali ya pesek banget," imbuhnya.
Kendati demikian, Fuji menegaskan dirinya sempat ingin operasi plastik tetapi bukan karena omongan netizen. Ia sering kali iri melihat temannya yang berhasil operasi plastik.
"Enggak ada (yang operasi), pikiran doang ngeliat orang bagus cantik ya ganteng ya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Masih Suka Dibanding-bandingkan, Mayang: Aku Bisa Lebih Sukses dari Fuji
-
Tepis Isu Jaga Perasaan Fuji, Ivan Gunawan Ngaku Dekat dengan Aaliyah Massaid Sejak Baru Lahir
-
Unggah Status Galau, Fuji Malah Dibilang Jenius: Kecil-kecil Cabe Rawit
-
Topeng Spiderman vs Helm Iron Man: Beda Kado Fuji dan Mayang buat Gala Sky Disorot, Mana Lebih Mahal?
-
Dilangkahi Aaliyah Massaid, Fuji Sempat Dapat Lemparan Buket Bunga di Pernikahan Azizah Salsha
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali