Suara.com - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Fathul Wahid menerbitkan surat berisi permintaan supaya gelar akademiknya tidak perlu lagi ditulis dalam korespondensi dan dokumen-dokumen, kecuali ijazah dan transkrip nilai.
Permintaan Fathul Wahid tertulis dalam surat edaran bernomor (SE) No 2748/Rek/10/SP/VII/2024.
"Dengan segala hormat, sebagai upaya desakralisasi jabatan profesor, kepada seluruh sahabat, mulai hari ini mohon jangan panggil saya dengan sebutan "prof." Panggil saja: Fathul, Dik Fathul, Kang Fathul, Mas Fathul, atau Pak Fathul. Insyaallah akan lebih menentramkan dan membahagiakan. Matur nuwun," demikian tulis Fathul melalui akun Instagram, dikutip pada Jumat (19/7/2024).
Fathul Wahid juga mengajak rekan sesama profesor yang setuju dengan gerakannya untuk menerapkan tradisi tanpa menuliskan gelar akademik.
"Ayo kita lantangkan tradisi yang lebih kolegial ini. Dengan desakralisasi ini, semoga jabatan profesor tidak lagi dikejar oleh banyak orang, termasuk para pejabat dan politisi, dengan menghalalkan semua cara," lanjutnya.
Dilihat dari segi pendidikan, Fathul Wahid memiliki gelar akademik yang mentereng, yaitu Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.
Melansir dari situs resmi UII, Fathul Wahid mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Fathul Wahid mendapatkan gelar Master (M.Sc) dan Doktor (Ph.D) pada bidang teknologi informasi di University of Agder, Norwegia.
Fathul Wahid dikenal sebagai Profesor pada bidang sistem dan teknologi informasi. Ia menjabat sebagai rektor untuk periode 2018-2022 dan 2022-2026.
Riset yang dilakukan Fathul Wahid seputar information and communication technology of development, enterprise systems, e-government, dan e-participation.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapat Gelar Profesor? Penuhi Persyaratan Ini Dulu
Sebelum dilantik menjadi rektor, Fathul Wahid menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknologi Industri periode 2006-2010. Saat itu, ia menjadi dekan termuda di UII setelah Abdulkahar Mudzakkir dilantik sebagai Rektor paling muda di jajaran pimpinan Sekolah Tinggi Islam (STI)/Universitas Islam Indonesia dari masa ke masa.
Fathul Wahid jga pernah menduduki jabatan sebagai Chief Academic Officer (2014-2016) an Chief Information Offixer (2016-2018.
Selain memiliki gelar akademik yang mentereng, Fathul Wahid telah menerbitkan banyak publikasi. Karya-karya Fathul Wahid juga telah dipresentasikan dalam berbagai konferensi bergengsi dari Asia sampai Eropa.
Berita Terkait
-
Dosennya Jadi Cawapres, Mahasiswa UII: Niat Mau Bimbingan Kok Ditinggal
-
Profil Zaizatun Nihayati Istri Mahfud MD, Ternyata Sama-Sama Aktivis HMI di UII
-
Rincian Lengkap Biaya Kuliah UII Yogyakarta Tahun 2023/2024 Semua Jurusan
-
7 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2024, Lokasi Jakarta, Yogyakarta hingga Surabaya
-
Kabar Terkini Keberadaan Dosen UII Ahmad Munasir Rafie: Tak Kunjung Pulang ke Yogyakarta
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik