Suara.com - Viral di media sosial sebuah video menunjukkan jemaah di Masjid Agung Ciamis mengenakan ciput dan peci berwarna merah-putih. Dalam video tersebut, tertulis "Masjid Agung Ciamis Jawa Barat."
Dalam video yang beredar, nampak beberapa jemaah perempuan memakai mukena dan ciput merah-putih sedang berzikir. Namun, tidak semua jemaah memakai ciput tersebut. Di depan, terlihat jemaah laki-laki juga memakai peci merah-putih.
Menanggapi hal ini, Pengurus DKM Masjid Agung Ciamis memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut. Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Wawan S Arifien, membenarkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Ciamis. Namun, Masjid Agung Ciamis hanya menyediakan tempat dan bukan sebagai penyelenggara atau panitia acara.
"Banyak yang bertanya tentang video viral itu. Kejadiannya 5 Juni 2024 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis. Itu acara Pemda Ciamis bekerja sama dengan Pesantren Sirnarasa pimpinan Mama Gaos. Kami diminta mempersiapkan tempat, yang membawa acara dari Pesantren Sirnarasa," ujar Wawan, Selasa (6/8/2024).
Terlepas dari pro dan kontra karena busana yang mirip dengan topi santai klaus. Masjid Agung Ciamis ternyata memiliki sejarah yang panjang.
Sejarah Masjid Agung Ciamis
Masjid Agung Ciamis, yang dibangun pada tahun 1882 dengan luas 8.500 meter persegi, telah menjadi pusat penyebaran agama Islam di masa lalu.
Seiring dengan pergantian pemerintahan Tatar Galuh dan berbagai insiden, arsitektur megah masjid ini juga mengalami perubahan.
Masjid yang berhadapan dengan Alun-Alun Ciamis dan diapit oleh Gedung DPRD Ciamis dan Pendopo ini telah menjadi pusat penyebaran Islam tidak hanya di Ciamis, tetapi juga hingga ke Banjar, Pangandaran, serta wilayah Cilacap dan Brebes, Jawa Tengah.
Baca Juga: Hukum Islam Soal Pengajian Empat Bulanan Seperti Nikita Willy, Apakah Termasuk Sunnah?
Saat pertama kali didirikan, atap masjid ini mirip dengan ciri khas Masjid Demak, yaitu berbentuk kerucut dan didominasi kayu jati. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Bupati Galuh RAA Kusumadiningrat (Kanjeng Prebu), yang memimpin Ciamis dari tahun 1839 hingga 1886.
Ada prasasti kayu di masjid ini yang menyebutkan bahwa masjid ini selesai dibangun pada tahun 1902, meskipun prasasti tersebut kini telah hilang.
Dua menara kembar yang menjulang di masjid ini adalah hasil renovasi pada tahun 1958, di masa pemerintahan Bupati Raden Yusuf Suryadipura. Renovasi dilakukan setelah masjid ini pernah dibakar oleh sekelompok pemberontak DI/TII, yang mengakibatkan atap kerucut yang semula terbuat dari genteng diganti menjadi seng.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1983-1988, di masa pemerintahan Bupati Momon Gandasasmita. Bentuk masjid berubah menyerupai gedung pemerintahan dan atap kerucut pun dihilangkan.
Sejak tahun 2002 hingga sekarang, bangunan masjid didominasi oleh tembok dan tidak ada perubahan signifikan. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Bupati Oma Sasmita. Saat ini, Masjid Agung Ciamis memiliki satu kubah besar di bagian tengahnya dan empat kubah kecil yang mengelilingi masjid ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Bukan Kekayaan, Ini 6 Hal yang Membuat Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia
-
Panduan Registrasi Akun SNPMB 2026, Lengkap dengan Link dan Jadwalnya
-
Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Pakai HP, Mudah dan Praktis!
-
Parfum Sandrinna Tahan Berapa Lama? Ini 3 Varian Aromanya
-
Gagal Login Akun ASN Digital gara-gara Lupa Password? Begini Cara Mengatasinya
-
7 Skincare Korea Mengandung Retinol untuk Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Awet Muda
-
5 Pilihan Sepatu Skechers Tanpa Tali untuk Jalan Jauh, Harga Mulai Rp500 Ribu
-
5 Bedak untuk Menutupi Pori-pori Bagi Pekerja Kantoran, Bikin Wajah Fresh Seharian
-
UGM Perkuat Respons Tangani Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Lewat 7 Tim Lintas Disiplin
-
7 Rekomendasi Sleeping Mask untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bangun Tidur Langsung Glowing!