Suara.com - Berbicara mengenai budaya, antara Indonesia dan Malaysia memiliki beragam kemiripan. Mulai dari tarian, music, makanan, dan berbagai kebudayaan lainnya, pasti terdapat hal yang mirip satu sama lainnya.
Kemiripan kebudayaan ini sendiri tidak jauh karena Indonesia dan Malaysia masih serumpun alias satu keturunan nenek moyang. Oleh sebab itu, tak heran jika beberapa kebudayaan yang dimiliki mirip satu sama lain.
Dalam menghargai kebudayaan serumpun ini, Indonesian Heritage Agency (IHA) bersama dengan Jabatan Muzium Malaysia (JMM) membuat pameran dan festival kebudayaan bertajuk Citra Nusa @ Indonesia: “Kita Serumpun” di Museum Kebangkitan Nasional.
Ini merupakan bentuk apresiasi budaya Indonesia dan Malaysia yang masih serumpun. Ketua Tim Kuratorial dan Koleksi IHA, Zamrud Setya Negara mengatakan, hal ini bisa menjadi pembelajaran, khusunya bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya nusantara.
“Pameran dan festival yang dihadirkan ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, khususnya bagi generasi muda, agar mereka lebih mengenal dan mencintai budaya nusantara,” ucap Zamrud dalam Citra Nusa @ Indonesia: Kita Serumpun, Selasa (13/7/2024).
Pameran ini bertujuan untuk mengedukasi publik, khususnya generasi muda mengenai beragam warisan seni dan budaya Malaysia dan Indonesia yang serupa, tapi tak sama.
Selain itu, ini juga menjelaskan cara hidup masyarakat Indonesia dan Malaysia dari masa ke masa, termasuk prinsip-prinsip budaya dan adat istiadat, dan berbagai aspek arsitektur tradisional.
Sementara itu, Menteri Perpaduan Negara Malaysia, Datuk Aaron Ago Dagang menyampaikan, adanya kesempatan ini juga memperkuat hubungan kedua negara serumpun untuk menghargai kebudayaan yang ada.
“Malaysia dan Indonesia memiliki kemajemukan etnik, agama, kekayaan budaya dan tradisi yang menjadi nadi kekuatan untuk memperkokoh hubungan dua bangsa serumpun,” jelasnya.
Baca Juga: BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung, Ekonomi Desa Lubuk Dalam Diprediksi Makin Pesat
Dalam pameran terdapat berbagai booth spesial terkait kuliner khas Malaysia yang bisa dinikmati. Selain itu, terdapat juga ruang pameran berisikan berbagai budaya Indonesia dan Malaysia serta sejarahnya. Terlihat berbagai macam pakaian, mainan tradisional, barang-barang, serta hal-hal lainnya.
Pameran “Kita Serumpun” dibuka untuk publik pada tanggal 3 hingga 31 Agustus 2024 dan Festival “Kita Serumpun” akan diadakan pada tanggal 10,11,13,14, dan 15 Agustus 2024 di Museum Kebangkitan Nasional.
Berita Terkait
-
Sudah Nyatakan Gabung Pemerintah, Plt Ketum PPP Masih Malu-malu Bilang Bakal Dukung Ridwan Kamil di Jakarta
-
Jokowi Beberkan Sumbangsih Negara Selama 10 Tahun ke Masyarakat Miskin
-
Indra Sjafri Sindir Klub-Klub Indonesia yang Tak Manfaatkan Scouting Pemain
-
BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung, Ekonomi Desa Lubuk Dalam Diprediksi Makin Pesat
-
Pindah ke Besiktas, Sejatinya Bukanlah Sebuah Penurunan Karir bagi Seorang Thom Haye
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim