Suara.com - Armor Toreador, suami dari sosok influencer Cut Intan Nabila diduga mengidap gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD). Semua itu berawal dari perlakuan Armor Toreador terhadap sang istri.
Cut Intan Nabila sempat merekam beragam bukti dari Armor Toreador yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap dirinya.
Tak hanya gemar melakukan kekerasan terhadap anak dan istrinya, tapi Armor Toreador juga memiliki beberapa perilaku narsis. Adapun literatur psikologi kekinian telah mengaitkan perilaku NPD dengan tindakan KDRT.
Lantas, seperti apa ciri-ciri seorang pengidap NPD?
Minim empati
Sebagai sosok yang diduga mengidap NPD, Armor Toreador tampak hanya punya sedikit empati atau bahkan tak bisa berempati sama sekali.
Hal itu yang diduga mendorong dirinya untuk memberikan perlakuan yang sadis terhadap sang istri. Mayoritas psikolog sepakat bahwa minimnya empati terhadap orang lain adalah ciri-ciri seorang dengan NPD.
Psikolog dr. Zulvia Oktanida Syarif, SpKJ bahkan sampai mencatat bahwa seorang dengan NPD tak punya kemampuan untuk mencintai dan berkorban demi orang lain.
"Dia minim sekali kemampuan mencintainya. Jadi dia tidak mengerti rasanya mencintai seseorang, sehingga dia juga tidak mengerti bagaimana berkorban untuk orang lain. Karena memang dia tidak punya kemampuan itu," ujar dr. Zulvia dalam sebuah seminar, dikutip Suara.com pada Kamis (15/8/2024).
Baca Juga: Keluarga Armor Toreador Terpukul Kasus Anaknya Viral
Menunjukkan cinta di awal untuk memanipulasi 'korban'
Lebih spesifiknya dalam konteks hubungan dan percintaan, seorang dengan NPD akan cenderung melakukan 'love bombing' alias menunjukkan cinta di awal sebagai kedok.
Nantinya dengan love bombing tersebut, seorang dengan NPD dapat memanipulasi 'korbannya' agar memberikan afeksi yang sama.
Namun pada akhirnya, seorang dengan NPD akan memanfaatkan sosok korban tersebut usai memberikan kepercayaan.
"Kenapa dia bisa menunjukkan love bombing dari awal dia berkenalan, karena dia merasa orang ini yang akan menjadi 'korban', yang bisa memberikan supply untuk narsismenya dia," papar dr. Zulvia.
Membutuhkan banyak perhatian dan rentan selingkuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat
-
5 Sabun Cuci Muka Deep Pore Cleansing untuk Bersihkan Pori-pori dan Komedo
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral