Suara.com - Bulan Juli ditetapkan sebagai Bulan Sumbing atau yang kerap dikenal sebagai Cleft Month di berbagai negara, termasuk Indonesia dalam hal ini Let's Share Indonesia, organisasi non-profit yang ikut meramaikan Bulan Sumbing.
Bertempat di Car Free Day (CFD) Sudirman Jakarta, Let's Share Indonesia menggelar kampanye Bulan Sumbing dengan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait sumbing sekaligus pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan kampanye Bulan Sumbing Let's Share Indonesia merupakan kolaborasi bersama Cleft & Craniofacial Center Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (CCC RSCM), Pigeon dan Hype Buss pada hari Minggu (28/7/2024) lalu.
Hadirnya Pembina Let's Share Indonesia yang juga merupakan Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf membuat kegiatan kampanye Bulan Sumbing Let's Share Indonesia menjadi semakin ramai dan banyak yang meminta untuk berfoto bersama.
Sebagai Pembina Let's Share Indonesia, Triawan Munaf mengaku senang dapat hadir di kampanye Bulan Sumbing ini. Menurutnya, masih banyak orang-orang di luar sana yang masih minim informasi terkait penanganan sumbing.
Tidak hanya soal penanganan sumbingnya saja, lanjut Triawan Munaf, banyak pasien yang punya keterbatasan biaya dalam penanganan sumbing itu sendiri. Hadirnya Let's Share Healthcare yang merupakan bagian dari Let's Share Indonesia merupakan salah satu solusinya.
“Let's Share Healthcare yang peduli akan kesehatan anak-anak khususnya dalam penanganan sumbing ataupun luka bakar pada anak merupakan jawaban dari kebutuhan yang selama ini mungkin belum terselesaikan,” ucap Triawan Munaf.
Menurut Triawan Munaf, sudah tepat Let's Share Healthcare yang merupakan partner dari CCC RSCM menggelar kampanye Bulan Sumbing saat momentum CFD di kawasan Sudirman dan sekitar Gelora Bung Karno (GBK).
“Let's Share Healthcare ini juga harus dikenal oleh masyarakat luas sehingga kebermanfaatan dari organisasi non-profit ini akan semakin banyak dirasakan oleh banyak keluarga pasien baik dalam hal sumbing maupun luka bakar,” ujar Triawan Munaf.
Baca Juga: Melesat Tumbuh 158% hingga Kuartal-2 2024: Cakap Buktikan Potensi Bisnis Edukasi
Dalam hal yang sama, pendiri Let's Share Healthcare dan Let's Share Indonesia dr. Rininta Christabella juga mengapresiasi kehadiran dewan pembina Let's Share Indonesia, Triawan Munaf yang masih peduli serta membina organisasi non-profit ini.
“Terima kasih Pak Triawan Munaf yang sudah berkenan hadir dan ikut meramaikan serta menyukseskan kegiatan kampanye Bulan Sumbing di kawasan CFD Sudirman,” kata wanita yang akrab disapa dr. Bella.
Sebagai organisasi yang peduli akan kesehatan anak-anak khususnya dalam hal sumbing dan luka bakar, dr. Bella menekankan hadirnya Let's Share Healthcare untuk membantu mengatasi hal-hal yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Jadi mulai dari rumah tinggal, makan, transportasi, obat-obatan itu semua ditanggung oleh kami. Untuk rumah tinggalnya berada di Wisma Mas Isman, Jalan Teuku Cik Ditiro No 34 Menteng Jakarta Pusat,” jelas dr. Bella.
Dokter Bella menerangkan alasannya memilih pasien anak-anak. Menurutnya, anak-anak adalah penerus masa depan bangsa, anak-anak yang mengalami sumbing ini harus diperhatikan karena sumbing tidak hanya soal tampilan tetapi juga berdampak pada hal lain.
“Kelainan sumbing juga memiliki dampak pada kemampuan bicara, kemampuan makan, status gizi, kesehatan telinga hingga kehidupan sosial pasien. Jadi jangan anggap remeh kasus kelainan sumbing ini,” terang dr. Bella.
Sebagai informasi, Let's Share Healthcare atau Yayasan Berbagi Kasih adalah organisasi non-profit yang membantu anak-anak yang lahir dengan cacat bawaan, maupun cacat yang didapat seperti atresia ani, atresia billier, kelainan jantung bawaan, sumbing, luka bakar. Let's Share Healthcare juga peduli dan membantu anak-anak yang kekurangan gizi serta anak-anak yang menjadi korban bencana alam.
Selain memberikan tempat tinggal sementara di Wisma Mas Isman, Jalan Teuku Cik Ditiro Menteng Jakarta Pusat, Let's Share Healthcare juga memberikan konsumsi, transportasi dan obat serta penunjang lainnya. Tidak hanya itu, Let's Share Healthcare juga menanggung pembiayaan seperti pemasangan Nasoalveolar Molding (NAM) yang merupakan bagian dari persiapan operasi untuk anak/bayi sumbing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
4 Lipstik Wardah di Alfamart dengan Formula Transferproof hingga Foodproof
-
Apakah Sunscreen Wardah Boleh untuk Anak? Ini Batasan Usia dan 3 Rekomendasi Produknya
-
6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
Bedak Two Way Cake yang Bisa Menutupi Flek Hitam, Ini 5 Pilihan Terbaik dari Harga Termurah
-
Tas Sekolah yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 5 Brand yang Terkenal Kuat dan Ergonomis
-
3 Rekomendasi Sunscreen Wardah di Indomaret yang Cocok Dipakai Setiap Hari
-
Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya
-
Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan
-
Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan
-
6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026