Suara.com - Macam-macam outfit Baby Lily kerap mencuri perhatian netizen. Sebab, anak asuh Nagita Slavina dan Raffi Ahmad itu tak jarang memakai baju yang harganya mencapai angka jutaan Rupiah. Seperti deretan dress berikut ini.
Merangkum dari akun TikTok ootd.lily.raffinagita, Baby Lily kedapatan memiliki beberapa koleksi dress mahal dengan harga jutaan. Dress-dress tersebut berasal dari berbagai merek mode ternama dunia.
Lantas, seperti apa koleksi dress mahal Lily yang harganya mencapai jutaan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini, ada yang harganya lebih mahal dari UMR Jogja, lho!
1. Dress pertama Lily yang harganya mahal adalah Babies Long-Sleeved Stripy Tube-Knit Dress dari Petit Bateau. Dress motif garis-garis ini dijual dengan harga Rp1 juta.
2. Lily juga pernah kedapatan memakai dress cantik seharga Rp1,6 jutaan. Dress tersebut merupakan koleksi merek ternama asal Paris, Jacadi Paris. Koleksi yang dipakai Lily adalah Baby Girl Dress In Liberty Fabric.
3. Kemudian Lily memiliki koleksi dress lain yang harganya Rp1,8 jutaan. Lagi-lagi dress ini berasal dari merek Jacadi Paris. Agaknya Jacadi Paris menjadi salah satu merek baju anak favorit Nagita Slavina.
4. Koleksi dress mahal Lily semakin lengkap dengan produk merek Camilla. Bayi lucu ini diketahui memiliki Camilla Babies Dress with Shirring yang harganya mencapai Rp2,7 jutaan.
5. Terakhir ada dress yang dipakai oleh Lily saat ulang tahun Rafathar pada 15 Agustus 2024. Lily mengenakan dress Pleated Trapeze Dress & Bloomers dari Hucklebones yang harganya Rp3,6 jutaan. Harga dress ini lebih mahal dari UMR Jogja 2024 yang berada di angka Rp2,4 jutaan.
Sementara itu, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad mengasuh Lily sejak beberapa bulan lalu. Raffi Ahmad mengatakan bahwa Lily berasal dari salah satu panti asuhan di Bali.
Baca Juga: Nagita Slavina Pakai Topi Rotan Harga Belasan Juta, Netizen: Di Pasar Nggak Sampai Seratus Ribu!
"Datang salah satu temennya adiknya Gigi (Nagita Slavina), itu punya panti kecil di Bali, namanya Ibu Magda. Ya udah dia bawa, dia tadi cuma mau menjelaskan, 'Iya ini ada anak, tidak diinginkan (oleh ibunya)'," cerita Raffi Ahmad dalam podcast-nya dengan Merry Riana belum lama ini.
"Pas malam-malam, itu bayi ada di rumah, masih dalam keadaan merah, masih belum 24 jam, aku azanin aja. Habis aku azanin, si Rafathar biasanya cuek aja, tapi habis lihat itu dia sayang, terus dia bilang, 'Udah, Pa, biar di sini aja'," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit