Suara.com - Nama Mulyono mendadak menjadi salah satu trending topic di media sosial X. Nama ini disebut-sebut di tengah aksi protes RUU Pilkada yang terjadi hari ini, Kamis (22/8/2024).
Rupanya, itu merupakan nama kecil Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia pernah menyebut jika terlahir dengan nama Mulyono.
Kini, nama tersebut viral, seolah menjadi salah satu bentuk protes rakyat atas pemerintahannya yang melanggengkan politik dinasti.
Dengan memanggil Jokowi dengan nama Mulyono, netizen berharap jika hal buruk yang terjadi padanya di masa kecil bisa terulang.
"Bisa dipercepat kok downfall dia, mulai sekarang panggil dia mulyono, nama masa kecil dia dan masih sering sakit-sakitan hingga diganti nama yg dipakai sekarang. Semakin banyak orang yang panggil dia mulyono semakin cepat nasib apes menghampirinya," ujar seorang netizen di X dengan akun @red**** seperti Suara.com kutip pada Kamis (22/8/2024).
"Info A1 apa bukan nih? Lesgo bikin trending Mulyono," ujar @fly****.
"Wartawan kalo lagi wawancara pls panggil mulyono," tambah @tom***.
"Ini nih yg namanya pantangan dia.. Klo org pake susuk g boleh mkn sate. Nah mungkin ini kelemahan nyaa.. Baik from now on I Will called him....MULYONO," ungkap @ard*****.
Lantas, bagaimana asal usul nama Mulyono hingga kini bisa berganti menjadi Joko Widodo? Dalam sebuah wawancara dengan Pimpinan Redaksi SCTV tahun lalu, Jokowi pun membenarkan dirinya terlahir dengan nama Mulyono.
Baca Juga: Putusan MK Diabaikan DPR, Media Amerika Serikat Soroti Sekutu Jokowi Picu Kemarahan Warga
Jokowi kemudian menceritakan sedikit kisah pergantian nama dari Mulyono menjadi Joko Widodo karena dirinya saat kecil sempat sakit-sakitan.
"Betul waktu kecil, lahir saya diberi nama Mulyono, dan sakit-sakitan. Ini ceritanya almarhumah ibu saya, karena sakit-sakitan diganti jadi Joko Widodo," ucap Jokowi.
Namun demikian, Jokowi tidak menjelaskan secara gamblang penyakit apa yang dia derita saat kecil hingga namanya diganti. Jokowi hanya menyebut saat kecil dirinya hidup serba kekurangan.
Pria 63 tahun itu menduga dirinya mudah terserang penyakit saat kecil lantaran keterbatasan ekonomi keluarganya di masa lalu.
Jokowi mengaku masih mengingat momen dirinya bersama keluarga tinggal di pinggir kali yang membelah kota Solo itu. Jokowi menyebut tinggal di pinggiran kali hingga dirinya masuk sekolah dasar.
"SD, masih inget saya, kelas 3, kelas 4," kata dia.
Sebagai informasi, Panitia Kerja (Panja) revisi UU Pilkada Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menolak menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 70/PUU-XXII/2024 soal syarat usia minimum calon kepala daerah.
Putusan MK menyebut bahwa usia minimum calon kepala daerah dihitung saat penetapan pasangan calon oleh KPU. Tapi Baleg DPR pilih mengikuti putusan kontroversial Mahkamah Agung (MA) yang dibuat kilat hanya dalam 3 hari, yakni usia minimum calon kepala daerah dihitung sejak tanggal pelantikan.
Dengan kesepakatan DPR RI soal RUU Pilkada yang bertolak belakang dengan putusan MK, kesempatan Kaesang Pangarep maju Pilkada 2024 semakin terbuka lebar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi