Daerah dengan jenis batuan yang rentan terhadap larutan, seperti batu kapur, lebih mudah terkena sinkhole. Medan karst yang memiliki lapisan garam, batu kapur, dan batuan karbonat juga lebih rentan terhadap pembentukan sinkhole.
Apa saja gejala awal sebelum terjadinya sinkhole?
Gejala awal sebelum terjadinya sinkhole biasanya melibatkan perubahan sistem hidrologi dan tanda-tanda yang menunjukkan adanya erosi dan penurunan tanah. Berikut adalah beberapa gejala awal yang sering terjadi:
1. Perubahan Sistem Air Tanah
Perubahan dalam sistem hidrologi, seperti adanya danau baru atau perubahan aliran air bawah tanah, dapat menjadi tanda awal terjadinya sinkhole.
2. Retakan dan Pori-Pori Tanah
Munculnya retakan dan pori-pori tanah yang semakin besar dapat menunjukkan bahwa air bawah tanah sedang melarutkan batuan dasar.
3. Pengurangan Tanah
Pengurangan tanah atau penurunan permukaan tanah secara perlahan-lahan dapat menjadi tanda bahwa tanah sedang tererosi dari bawah.
4. Pintu dan Jendela yang Tidak Menutup Semestinya
Pintu dan jendela yang tidak menutup semestinya dapat menunjukkan bahwa tanah di sekitarnya sudah mulai runtuh dan tidak stabil.
5. Hujan Lebat yang Memicu Runtuhan
Hujan lebat yang berkepanjangan dapat memicu runtuhnya tanah, terutama di daerah yang rentan terhadap erosi.
6. Munculnya Lubang Kecil
Munculnya lubang kecil yang semakin besar dapat menjadi tanda awal terjadinya sinkhole, seperti yang terjadi di Desa Mandalamukti, Cikalongwetan, Jawa Barat.
Dengan memperhatikan gejala-gejala ini, kita dapat mengidentifikasi potensi terjadinya sinkhole dan mengambil tindakan pencegahan sebelum terjadinya bencana ini.
Berita Terkait
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA
-
Kata-kata Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Bawa 25 Kilogram Ekstasi
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan