Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil kembali menuai kontroversi. Ini setelah pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengungkap pandangannya terkait tragedi Kanjuruhan.
Pendapat Ridwan Kamil soal tragedi Kanjuruhan itu diutarakan saat menghadiri acara Narasi sebagai bintang tamu. Saat diwawancarai Najwa Shihab, Ridwan Kamil membahas fanatisme penggemar sepak bola.
Menurutnya, tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh fans bola yang terlalu fanatik. Akibatnya, banyak anak muda meninggal dunia karena begitu fanatik mendukung tim kesayangan mereka.
"Sepak bola suka tidak suka adalah olahraga paling populer. Saking populernya, fanatismenya tinggi," kata Ridwan Kamil dalam acara Narasi seperti dikutip pada Senin (9/9/2024).
"Dan mbak Nana (Najwa Shihab) tahu ada 50 anak muda meninggal dunia gara-gara sepak bola. Mungkin sekarang lebih gara-gara (tragedi) Kanjuruhan. Sefanatis itu," sambung mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Cuplikan pernyataan Ridwan Kamil itu langsung viral di media sosial setelah dibagikan seorang netizen. Netizen ini bahkan tidak percaya dengan apa yang didengarnya.
Ia tidak habis pikir bagaimana Ridwan Kamil memandang tragedi Kanjuruhan sebagai masalah fanatisme sepak bola, alih-alih bentuk kebrutalan polisi yang melepaskan gas air mata di dalam stadion Kanjuruhan.
"Terlepas dari konteksnya, dalam wawancara dengan Najwa ini apakah saya baru saja mendengar RK (Ridwan Kamil) mengatakan tragedi Kanjuruhan adalah masalah fanatisme sepak bola, BUKAN kebrutalan polisi?" tulis netizen ini.
Sontak, omongan Ridwan Kamil tentang tragedi Kanjuruhan langsung menuai kecaman dan kemarahan dari warganet X. Hingga berita ini dipublikasikan, kata kunci Kanjuruhan bahkan telah menduduki daftar trending topic di X.
Baca Juga: Ogah Muluk-muluk Seperti RK, Pramono Anung Janji Urus Sampah hingga Selokan di Jakarta
"Hai @ridwankamil, pelaku-pelaku pembunuh #Kanjuruhan sudah disidangkan, ya aparat dan petugas. TPF Menkopolhukam, Komnas HAM dan juga masyarakat sipil juga menemukan faktor-faktornya. Faktor aparat dan penggunaan gas air mata dominan. Tong jadi belegug," kritik warganet.
"Ternyata begitu pemerintah memandang tragedi Kanjuruhan. Disamakan dengan kasus suporter yang meninggal karena dianiaya suporter lain. Kanjuruhan berbeda, 138 orang itu dibunuh negara menggunakan gas air mata yang dibeli pake uang pajak," kecam warganet.
"Kok bisa nyambungin #Kanjuruhan dengan fanatisme, di hadapan banyak sekali bukti-bukti kekerasan aparat? Aku pikir kau tidak bisa lebih rendah lagi, tapi astaga," kecam warganet lainnya.
"Tanpa ingin membandingkan tragedi, jika fanatisme yang disalahkan, korban harusnya dari pihak lawan. Ini di kandang sendiri. Fans yang dibunuh oleh sistem dan manajemen pertandingan. Kapasitas membludak, tembakan gas air mata yang sembarangan, dan akses pintu keluar terbatas," tambah yang lain.
"Ayo Jakmania, dan yang masih bersolidaritas dengan korban Kanjuruhan. Makin jelas alasan untuk tidak memilih manusia ini," ajak warganet.
Berita Terkait
-
Ogah Muluk-muluk Seperti RK, Pramono Anung Janji Urus Sampah hingga Selokan di Jakarta
-
Girang Dengar Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni jadi Ketua Timses, Begini Kata Suswono
-
Asal Tak Persulit Persija Main, JakMania di Tanah Sereal Jakbar Siap Dukung Pramono-Rano: Tolak RK!
-
Perang Taktik Timses Kubu Sahroni vs Cak Lontong di Jakarta: RK-Suswono Lebih Serius, Pramono-Rano Pilih Jalur Hiburan
-
Nyelekit, Pramono Sindir RK Janji Mau Sulap Jakarta Seperti Dubai: Sesuatu yang Mustahil!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka
-
Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
Pakai Scrub Berapa Kali Seminggu? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret untuk Kulit Halus dan Cerah