Suara.com - Susu Ikan ini pun menjadi viral belakangan ini dan menjadi bahan perbincangan warganet. Hal ini karena Prabowo-Gibran pun mempertimbangkan alternatif selain susu sapi untuk menjalankan program janji di masa kampanyenya.
Sesuai dengan namanya, bahan dasar untuk membuat susu ini adalah ikan. Ikan dipilih sebagai alternatif karena sumber daya alam akan produk tersebut amat melimpah di Indonesia.
Ikan dianggap dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan susu dalam program makan siang gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil.
Menurut data Kementerian Pertanian, kebutuhan susu di Indonesia saat ini mencapai 4,3 juta ton per tahun.Namun, kontribusi susu lokal terhadap kebutuhan nasional baru mencapai sekitar 22,7 persen, sedangkan sisanya masih bergantung pada impor. Sehingga susu ikan pun menjadi alternatif sebagai pengganti susu mamalia ini.
Namun, keamanan konsumsi produk ini masih menjadi pertanyaan yang sering muncul. Mari kita bahas lebih dalam mengenai hal ini.
Apa Itu Susu Ikan?
Susu ikan adalah produk olahan yang terbuat dari ekstrak protein ikan. Proses pembuatannya melibatkan ekstraksi protein dari daging ikan, kemudian dicampur dengan berbagai nutrisi lain seperti vitamin dan mineral untuk menghasilkan produk yang menyerupai susu sapi.
Gizi dan Manfaat
Susu ikan mengandung protein tinggi, kaya akan asam amino esensial, serta berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Beberapa potensi manfaat yang sering dikaitkan dengan konsumsi susu ikan antara lain:
Baca Juga: Ngaku Sudah Usut Pemilik Akun Fufufafa, Menkominfo Budi Arie: Bukan Punya Gibran
- Sumber protein alternatif: Bagi mereka yang memiliki alergi susu sapi atau vegan, susu ikan bisa menjadi pilihan yang baik.
- Meningkatkan daya tahan tubuh: Kandungan nutrisi yang lengkap dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
- Baik untuk kesehatan tulang: Beberapa jenis ikan mengandung kalsium yang tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
Keamanan Konsumsi Susu Ikan
- Meskipun memiliki potensi manfaat, keamanan konsumsi susu ikan masih perlu dikaji lebih lanjut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kualitas susu ikan sangat bergantung pada proses produksi yang higienis. Kontaminasi bakteri atau bahan kimia berbahaya dapat menjadi risiko jika proses produksi tidak dilakukan dengan benar.
- Ikan yang digunakan sebagai bahan baku harus berkualitas baik dan bebas dari zat-zat berbahaya seperti merkuri.
- Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap protein ikan.
Oleh karena itu masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek jangka panjang konsumsi susu ikan, terutama pada kelompok usia tertentu seperti anak-anak dan ibu hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!