Salah satu selebritis Tanah Air, Mandala Shoji, beberapa waktu yang lalu sempat jadi perhatian publik usai membeberkan kejadian yang ia alami dari salah satu hotel di Pontianak. Kejadian ini sempat tersebar di media sosial pada Desember 2023 lalu.
Semua berawal ketika barang-barang milik Mandala dan sang istri, Maridha Deanova Safriana, dikemas secara paksa oleh pihak hotel pada 8 Desember 2023 silam. Padahal, pasangan suami istri ini belum mengabarkan akan keluar dari hotel pada hari itu. Hal ini menyebabkan koper milik suami istri ini rusak.
Tak terima barang mereka diperlakukan demikian, Mandala dan sang istri pun memilih untuk pindah hotel dan melayangkan somasi serta menuntut ganti rugi. Kasus berjalan sampai akhirnya tiba di meja Sidang Pemeriksaan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak pada hari Rabu (11/09/2024) kemarin.
Hasil sidang ini sukses membuat Mandala dan sang istri syok sampai akhirnya marah dan meradang. Bagaimana tidak, pihak hotel justru menuntut balik pasangan ini untuk membayar sebesar Rp100 miliar.
Mandala juga menyebut bahwa pihak hotel sama sekali terlihat seperti tidak memiliki itikad baik.
"Kalau ada itikad baik mana? Tunjukan dong, mana enggak ada sama sekali, yang ada menyalahkan saya terus. Anda tahu enggak, dia tuh gugat saya Rp100 miliar. Saya cuma masyarakat sipil," jelas Mandala dilihat dari YouTube SCTV.
Kasus antara Mandala dengan salah satu hotel di Kalimantan Barat ini pun kembali jadi sorotan netizen. Kasus ini juga menarik rasa perhatian netizen terhadap sumber penghasilan Mandala Shoji.
Suara.com - Sumber penghasilan Mandala Shoji
Pria kelahiran 6 Oktober 1982 ini dikenal sebagai presenter atau pembawa acara, aktor, sekaligus politikus. Ia mulai aktif di dunia hiburan sejak tahun 2000.
Baca Juga: Kronologi Mandala Shoji Kecelakaan Mobil, Sempat Ngebut Sebelum Ditabrak Truk Boks
Sumber penghasilan Mandala Shoji berasal dari kegiatannya di dunia hiburan, salah satunya adalah dengan menjadi aktor di beberapa judul film. Ia pernah membintangi film berjudul 'Kuntilanak 3' sebagai Darwin yang tayang pada tahun 2008 silam.
Ia juga pernah berakting menjadi 'Dokter Indra' dalam film 'Kuntilanak Kamar Mayat' (2009), menjadi 'George' di film 'Taman Lawang' (2013), serta menjadi asisten terlatih di film bertajuk 'Garuda 19' yang tayang pada tahun 2014.
Mandala Shoji juga dikenal sebagai presenter pada salah satu acara televisi terkenal pada zamannya, di antaranya 'Termehek-Mehek' (2008-2011), 'Bikin Mewek' (2017-2019), serta 'The New Eat Bulaga! Indonesia' di tahun 2023.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh