Suara.com - Absennya Kiky Saputri saat sejumlah rekan artis dan komika turut ikut serta dalam demo kawal putusan MK membuatnya ramai dicibir.
Enggan lama-lama dicibir, Kiky lalu mengaku akan berjuang lewat jalan yang berbeda. "Semua pasti mencintai negaranya. Semua punya cara untuk menunjukkan rasa cinta pada negaranya. Doakan kami untuk berjuang lewat jalur dalam," ungkap Kiky di Instagram-nya, dikutip pada Kamis (12/9/2024).
Pernyataan Kiky ini belakangan kembali disorot setelah beredar kabar tentang seleksi Dewan Pengawas KPK. Pasalnya mertua Kiky disebut-sebut berhasil lolos dalam seleksi tersebut.
Seperti dilihat di akun X @/Mdy_Asmara1701, pemilik akun tampak mengutip pemberitaan dari media mengenai catatan PBHI terhadap 8 hakim yang menjadi Calon Dewas KPK. Salah satu di antaranya adalah mertua Kiky.
"Oh jadi paham yang dimaksud Kiky berjuang dari dalam," sindir @/Mdy_Asmara1701.
Profil Mertua Kiky Saputri, Bukan Orang Sembarangan
Kiky Saputri memang dikenal sebagai komika yang kerap meroasting pejabat. Namun selain itu, Kiky juga merupakan istri Muhammad Khairi yang berasal dari keluarga terpandang, terutama di bidang advokasi.
Khairi sendiri merupakan anak bungsu dari pasangan Gusrizal dan Fahimah Basyir. Gusrizal saat ini tercatat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin dengan jumlah kekayaan sebesar Rp6,9 miliar per tahun 2023.
Selain sebagai Ketua PT Banjarmasin, Gusrizal juga disebut-sebut pernah menjabat sebagai Ketua PT Banda Aceh. Lalu Gusrizal juga diketahui pernah bekerja di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Mertua Kiky Saputri yang Lolos Tes Anggota Dewas KPK Disebut Orang Tajir, Isi Garasinya Cuma Segini
Tak hanya terpandang di dunia hukum, Gusrizal yang merupakan ayah mertua Kiky Saputri ini juga dikabarkan pernah menajbat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Islam (MUI) Sumatera Barat periode 2015-2020.
PBHI sendiri menyoroti lolosnya ayah mertua Kiky dalam seleksi Dewas KPK karena rekam jejaknya pernah menyelenggarakan pesta pernikahan mewah untuk Khairi. Pernikahan itu ternyata dianggap tidak selaras dengan jumlah kekayaan yang dilaporkan Gusrizal.
Selain itu, PBHI juga menyoroti riwayat Gusrizal memvonis ringan Miranda S Goeltom dalam kasus korupsi Bank Indonesia pada September 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani