Suara.com - Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikam hasil profile assessment serta hasil evaluasi terhadap masukan dari instansi negara dan masyarakat terhadap para capim dan calon dewas.
Ketua Pansel, Yusuf Ateh menyampaikan tahapan profile assessment capim dan calon dewas KPK masa jabatan 2024-2029 telah dilaksanakan pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2024. Ada sebanyak 40 orang capim KPK dan 40 orang calon Dewa KPK yang ikut tahapan tersebut.
Setelah hasil seleksi, masing-masing ada 20 orang calon yang lolos tahap profile assessment.
"Dari jumlah peserta profile assessment tersebut yang dinyatakan lulus masing-masing untuk capim ada 20 orang dan Dewa ada 20 calon," kata Yusuf di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (11/9/2024).
Yusuf menyampaikan nama-nama calon yang lolos diumumkan melalui website Kemensetneg (www.setneg.go.id) dan website KPK (www.kpk.go.id).
Selanjutnya, kata Yusuf, peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan mengikuti tahap seleksi berikutnya.
"Yaitu wawancara dan tes kesehatan jasmani rohani yang akan diselenggarakan untuk capim tanggal 17 dan 18 (September), untuk cadewas tanggal 19-20 September," kata Yusuf.
Berikut nama-nama calon yang dinyatakan lolos tahap profile assesment tim Pansel:
Capim KPK
- Agus Joko Pramono
- Ahmad Alamsyah Saragih
- Didik Agung Widjanarko
- Djoko Poerwanto
- Fitroh Rohcahyanto
- Harli Siregar
- I Nyoman Wara
- Ibnu Basuki Widodo
- Ida Budhiati
- Johan Budi Sapto Pribowo
- Johanis Tanak
- Michael Rolandi Cesnanta Brata
- Muhammad Yusuf
- Pahala Nainggolan
- Poengky Indarti
- Sang Made Mahendrajaya
- Setyo Budiyanto
- Sugeng Purnomo
- Wawan Wardiana
- Yanuar Nugroho
Cadewas KPK
- Achmed Sukendro
- Benny Jozua Mamoto
- Bobby Hamzar Rafinus
- Chisca Mirawati
- Elly Fariani
- Gatot Darmasto
- Gusrizal
- Hamdi Hassyarbaini
- Hamidah Abdurrachman
- Heru Kreshna Reza
- Iskandar Mz
- Kaspudin Nor
- Liberti Sitinjak
- Maria Margareta Rini Purwandari
- Mirwazi
- Padma Dewi Liman
- Panutan Sakti Sulendrakusuma
- Sri Hadiati
- Wara Kustriani Sumpeno
- Wisnu Baroto
Berita Terkait
-
Kaesang Dilaporkan ke KPK soal Kasus Pesawat Jet, Jokowi: Semua Warga Negara Harus Sama di Mata Hukum!
-
Anak - Menantu Jokowi Diminta Setor Data, KPK Pastikan Tetap Usut Kasus Pesawat Jet Kaesang dan Bobby
-
Nah Lho! KPK Sebut Ada Satu Cakada 2024 Berstatus Tersangka, Siapa?
-
Ngaku Sudah Usut Pemilik Akun Fufufafa, Menkominfo Budi Arie: Bukan Punya Gibran
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat