Suara.com - Guru Besar Bidang Rekayasa Pengemasan Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Nugraha Edhi Suyatma, menegaskan bahwa air yang disimpan dalam wadah galon polikarbonat (PC) tetap aman untuk diminum meskipun mengandung senyawa Bisphenol A (BPA).
Nugraha menjelaskan bahwa BPA adalah bahan baku untuk pembuatan plastik polikarbonat dan resin epoksi yang memiliki keunggulan dalam ketahanan kimia, panas, dan korosi.
“Meminum air minum dari galon polikarbonat sama amannya dengan galon Polyethylene Terephthalate (PET),” ungkap Nugraha, dikutip Kamis (12/9/2024).
Senyawa BPA umum ditemukan pada berbagai wadah makanan dan minuman, botol bayi, lapisan kaleng, serta peralatan olahraga dan aksesori otomotif.
Meski demikian, Nugraha mengungkapkan bahwa belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa BPA menimbulkan risiko kesehatan signifikan.
“Berdasarkan kajian meta analisis, bukti dampak BPA terhadap kesehatan belum cukup kuat,” katanya.
Di tingkat internasional, badan-badan seperti European Food Safety Authority (EFSA) dan European Medicines Agency (EMA) memiliki pandangan berbeda mengenai risiko BPA.
Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menetapkan batas aman paparan BPA pada kemasan makanan dan minuman.
Menurut penelitian dari Kelompok Studi Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), migrasi BPA dari kemasan galon polikarbonat ke dalam air minum berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh BPOM.
Nugraha menambahkan bahwa migrasi BPA bahkan 56 kali lebih rendah dari batas maksimal yang diizinkan. “Yang terpenting adalah memastikan jumlah migrasi BPA memenuhi aturan batas maksimum yang ditetapkan BPOM,” ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Demi Makanan Bergizi Aman, BGN Dorong Sterilisasi dan Penggunaan Air Galon di SPPG
-
Soal Isu Mandi Pakai Air Galon, Menpar Widiyanti Tegas: Hanya Kabar Miring!
-
Menpar Widiyanti Tegaskan Isu Mandi Air Galon Hoaks: Itu Hanya Karangan
-
Heboh Menteri Pariwisata Dituduh Minta Mandi Air Galon, Ini Klarifikasi Lengkapnya
-
Konon Dilakukan Menpar Widiyanti Wardhana, Apa Manfaat Mandi Pakai Air Galon?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal