Suara.com - Gelar kehormatan Doktor Honoris Causa yang diterima Raffi Ahmad dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) menuai banyak kontroversi.
Tak hanya warganet, kabar tersebut juga mengundang reaksi dari tokoh publik, salah satunya pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Melalui akun Instagram pribadinya, Hotman Paris mengunggah momen ketika Raffi Ahmad mendapat gelar kehormatan atau Doktor Honoris Causa.
Namun, yang jadi perhatian warganet adalah caption yang ditulis Hotman Paris dalam unggahan tersebut.
“Sahabatku DR Raffi Ahmad! Dulu Hotman dapat gelar DR Cumlaude dari Unpad dgn disertasi: Kepailitan Multy National Companies,” tulis Hotman.
Dengan caption tersebut, Hotman Paris seolah-olah ingin menegaskan gelar doktor yang diraihnya dengan disertasi tentang Kepailitan Perusahaan Multinasional.
Alhasil, banyak warganet yang penasaran, sebenarnya Hotman Paris lulusan mana?
Profil dan Pendidikan Hotman Paris
Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., LL.M., M.Hum., adalah seorang pengacara asal Sumatera Utara yang lahir pada 20 Oktober 1959.
Baca Juga: Kemampuan Bahasa Inggrisnya Pas-pasan, Pendiri UIPM Rantastia Nur Alangan Dihujat Netizen
Hotman dikenal sebagai pengacara dengan gaya flamboyan karena sering memamerkan barang-barang mewah, seperti pakaian, aksesori, hingga kendaraan. Namun, gaya hidup mewah tersebut tidak terlepas dari kariernya yang terbilang cukup moncer di dunia bidang hukum.
Seperti diketahui, Hotman sudah menjadi pengacara lebih dari 30 tahun dan berkali-kali menangani kasus besar seperti masalah Manohara Odelia Pinot dengan Pangeran Kesultanan Kelantan pada tahun 2009 lalu.
Dari berbagai kasus yang ditangani, Hotman menjadi pengacara kelas kakap dengan bayaran fantastis sampai-sampai ia memiliki banyak julukan, seperti ‘Pengacara 30 Miliar’ dan ‘Celebrity Lawyers’.
Namun, karier yang mentereng tersebut tentu tidak luput dari latar pendidikannya yang bukan kaleng-kaleng. Menurut informasi yang dihimpun, Hotman Paris adalah alumni S1 Hukum di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat.
Setelahnya, ia melanjutkan program magister Ilmu Hukum di University of Tecnology, Sydney, Australia. Tak hanya satu, ia juga menempuh S2 di Universitas Gajad Mada (UGM) jurusan Ilmu Hukum.
Kemudian, Hotman meneruskan pendidikannya untuk meraih S3 di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat. Dengan disertasi yang membahas tentang kepailitan perusahaan, ia mendapat gelar Doktor dari Universitas Padjajaran.
Berita Terkait
-
Razman Arif Minta Klien Foto Tak Senonoh, Hotman Paris Murka: Dunia Pengacara Semakin Menyeramkan!
-
Kemampuan Bahasa Inggrisnya Pas-pasan, Pendiri UIPM Rantastia Nur Alangan Dihujat Netizen
-
Raffi Ahmad jadi Sorotan, Menteri Nadiem Didesak Bekukan Kampus 'Obral' Gelar Honoris Causa ke Orang Tak Layak
-
Beda Kelas Pemberi Gelar Doktor Raffi Ahmad Vs Hotman Paris: Kampus Misterius Lawan Universitas Ternama
-
Kontroversi UIPM dan Raffi Ahmad: Ketahui Cara Mengenali Kampus Bodong
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Legenda Timnas Indonesia Prediksi Dua Bintang Muda Ini Bakal Bersinar di Piala AFF 2026
-
10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
-
3 Moisturizer Symwhite 377 untuk Hilangkan Flek Hitam Sesuai Review, Sudah BPOM
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
-
Tantangan Menjaga Cita Rasa Autentik di Tengah Maraknya Tren Fusion Food
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku