Suara.com - Sebagai upaya menjaga kesehatan, Geni Faruk mengaku tak lagi menggunakan gula dan lebih memilih memakai madu. Dari sini, mulailah timbul pertanyaan dari warganet apakah madu benar-benar lebih sehat dari gula?
"Kalau dulu kan Umi selalu bilang campurkan garam dengan gula. Tapi sekarang Umi enggak pake gula, pakainya madu," ujar Geni Faruk dalam video TikTok yang menunjukkan dirinya sedang memasak, dilansir pada Jumat (4/10/2024).
Tak hanya itu, ibu Atta Halilintar itu juga sempat membagikan pengalamannya memesan makanan tanpa gula dan menambahkan madu yang dibawanya sendiri.
"Tips dari Umi yang berusaha menghindari gula untuk kesehatan, ini substitusi alias penggantinya guys, yang sehat, bagus juga buat immune booster. Exactly! Madu! Dan pilih yang bener-bener pure, gak dicampur sama gula ya guys," tulis Geni Faruk dalam unggahan Instagram.
Lantas, Apakah Madu LebihBbaik Dibandingkan Gula?
Jika dilihat dari kandungan gizi, kalori, risiko, dan manfaatnya, madu memang lebih menyehatkan dibandingkan gula. Oleh karena itulah, pemanis ini kerap dijadikan sebagai pengganti gula.
Tak hanya itu, madu juga menawarkan beberapa zat gizi tambahan, termasuk vitamin, asam amino, dan antioksidan.
Meski begitu, perlu Anda ingat bahwa madu tetap mengandung gula yang kalorinya hampir serupa dengan gula pasir. Itu artinya, mengonsumsi terlalu banyak madu tetap tidak dianjurkan karena masih memiliki risiko meningkatkan gula darah dan komplikasi yang menyertainya.
Selain itu, madu juga tidak disarankan untuk anak-anak di bawah usia 12 bulan karena berisiko menyebabkan botulisme.
Baca Juga: Sering Tak Disadari, Inilah Ciri-Ciri Tubuh Kelebihan Gula
Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa madu bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan gula pasir atau jenis gula olahan lainnya, tetapi Anda tetap tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan.
Jika ingin menggunakan madu, usahakan pula untuk mencari madu murni. Pasalnya, madu yang sudah dicampur dengan gula tambahan mungkin memiliki efek serupa seperti gula olahan pada umumnya.
Selain itu, apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu yang mengharuskan untuk mengonsumsi lebih sedikit gula, sebaiknya bicarakan keputusannya dengan dokter terlebih dahulu.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat