Lifestyle / Komunitas
Minggu, 17 Mei 2026 | 13:15 WIB
Ilustrasi upacara bendera (unsplash)
Baca 10 detik
  • Peringatan Hari Kebangkitan Nasional setiap 20 Mei dilaksanakan melalui upacara bendera.
  • Susunan acara upacara mencakup pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, hingga penyampaian amanat mengenai sejarah serta makna nasionalisme bangsa.
  • Rangkaian upacara yang berlangsung selama 30 hingga 45 menit ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air masyarakat.

Suara.com - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei merupakan momen penting untuk membangkitkan semangat nasionalisme.

Meskipun bukan hari libur, upacara tetap digelar secara khidmat di sekolah hingga kantor-kantor pemerintahan.

Berikut adalah contoh susunan acara upacara Harkitnas yang standar, tertib, dan sesuai pedoman umum penyelenggaraan upacara bendera di Indonesia.

Susunan Acara Upacara Hari Kebangkitan Nasional

1. Persiapan

Peserta upacara sudah berkumpul di lapangan minimal 10 menit sebelum acara dimulai. Semua peserta mengenakan pakaian seragam lengkap yang sudah ditentukan.

2. Masuknya pemimpin upacara dan pembina upacara

Komandan atau pemimpin upacara memberi komando, kemudian pembina upacara (biasanya kepala sekolah, kepala dinas, atau pimpinan instansi) masuk ke lapangan.

3. Komandan atau pemimpin upacara memimpin untuk memberikan penghormatan kepada pembina upacara.

Baca Juga: 4 Sunscreen Spray Aloe Vera dengan Efek Cooling, Praktis Dibawa Liburan!

4. Laporan pemimpin upacara

5. Pembina menyatakan upacara siap dilaksanakan.

6. Pengibaran Bendera Merah Putih

Pengibaran bendera Merah Putih diiringi dengan menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya oleh petugas.

7. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.

8. Pembacaan teks Pancasila yang diikuti peserta upacara

Load More