Suara.com - Banyak perempuan yang memasuki usia 30-an sering mengaku kesulitan menurunkan atau mempertahankan berat badan. Kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana ya cara mengatasinya?
Metabolisme yang melambat merupakan salah satu penyebab utama tubuh membakar lebih sedikit kalori dibandingkan usia muda. Ditambah lagi, penurunan massa otot dan perubahan hormon juga memperparah tantangan dalam menjaga berat badan ideal.
Seiring bertambahnya usia, tubuh perempuan menghasilkan lebih sedikit hormon estrogen dan progesteron, yang memengaruhi distribusi lemak dan metabolisme tubuh. Lemak cenderung lebih mudah menumpuk di area perut, paha, dan lengan, sehingga banyak yang merasa berat badan mereka sulit turun meski telah mencoba berbagai metode diet dan olahraga.
Namun, bagi perempuan yang mengalami masalah ini, kini ada solusi instan untuk membantu mencapai berat badan ideal tanpa harus melakukan olahraga berat atau mengonsumsi obat-obatan. Teknologi ini bernama Wonder Slimming, yang bisa dilakukan siapa saja.
Wonder Slimming adalah perawatan inovatif dari Wonder Technology yang berasal dari Spanyol dan sudah hadir di Indonesia sejak akhir 2023. Teknologi ini memungkinkan penurunan berat badan, pembentukan otot, dan pengencangan tubuh hanya dalam waktu 25 hingga 30 menit.
Menurut dr. Cynthia Jayanto M.Biomed (AAM), alat ini menggunakan teknologi canggih yang mampu menstimulasi pembakaran lemak dan pembentukan otot tanpa rasa sakit seperti saat berolahraga di gym.
"Teknologi ini cocok untuk mereka yang mengalami masalah kegemukan, perut buncit, dan badan bergelambir. Bagi mereka yang ingin punya badan ideal tapi males nge-gym, nggak mau operasi, nggak mau ribet minum obat-obatan, treatment Wonder Slimming adalah jawabannya. Teknologi ini bisa membakar lemak secara merata di bagian paha, lengan tangan, paha, dan perut, sehingga bisa membuat tubuh seseorang ke berat badan ideal, bahkan menjadi langsing," kata dokter Cyn, panggilan akrabnya, kepada Suara.com, Jumat (4/10/2024).
Wonder Slimming menggabungkan beberapa teknologi inovatif yang memberikan hasil optimal bagi tubuh, yaitu:
- HIFEM (High Intensity Focus Electromagnetic): Teknologi ini menargetkan otot untuk mempercepat metabolisme tubuh dan membentuk otot secara alami. Stimulasi ini membantu mengurangi lemak sekaligus membangun otot, sehingga tubuh tampak lebih kencang.
- NMS (Neuro Muscular Stimulator): Teknologi ini bekerja untuk membakar lemak, menurunkan berat badan, serta mengatasi selulit dan otot yang kendur, khususnya di area paha, perut, dan lengan.
- Radio Frequency: Teknologi ini membantu membakar lemak dan memperbaiki kolagen kulit. Alhasil, selain tubuh lebih ramping, kulit pun tetap kencang tanpa ada masalah kulit menggelambir yang sering terjadi setelah kehilangan berat badan.
Rata-rata pasien yang menjalani perawatan ini berhasil menurunkan berat badan hingga 7 kilogram setelah 10 sesi perawatan yang dijalani selama 5 minggu. Jika dikombinasikan dengan program diet seperti intermittent fasting, pasien dapat mencapai penurunan berat badan hingga 10 hingga 15 kilogram. Selama proses perawatan, setiap pasien akan mendapat bimbingan langsung dari dokter yang mencatat perkembangan mereka secara teratur.
"Tantangan di kami, saking hasilnya benar-benar instan – karena satu kali treatment saja sudah bisa menurunkan 1 kilogram, dan enam sampai delapan sesi badan bisa ramping dan yang menggelambir bisa kencang, jadi, kami fokus bagaimana biar nggak (diet) yoyo. Misalnya, beri penambahan rekomendasi program diet atau merekomendasikan menu makannya dan makanan yang harus dihindari. Hasilnya sekarang, pasien kami ada yang sudah turun 10 kilogram, nggak naik lagi. Sekarang sudah tahap maintenance aja," pungkas Dokter Cyn.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan