Suara.com - Istilah "skincare beretiket biru" seringkali menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna produk perawatan kulit. Banyak yang penasaran dengan klaim bahwa produk dengan etiket biru ini lebih efektif dalam mengatasi masalah kulit.
Namun, benarkah demikian? Mari kita bedah lebih dalam mengenai bahaya yang mungkin mengintai di balik penggunaan skincare beretiket biru.
Bahaya Skincare Beretiket Biru Bila Digunakan Sembarangan
Skincare beretiket biru umumnya merujuk pada produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif dengan konsentrasi tinggi, mirip dengan obat-obatan.
Produk ini seringkali diklaim sebagai solusi cepat dan ampuh untuk berbagai masalah kulit, seperti jerawat, flek hitam, dan kerutan.
Namun, tidak semua produk dengan etiket biru memiliki kualitas dan keamanan yang terjamin.
Ada bahaya yang bisa menjadi efek samping bila digunakan sembarangan hal ini karena adanya konsentrasi tinggi dari kandungan bahan aktif yang dapat menyebabkan iritasi kulit, kemerahan, bahkan luka bakar jika tidak digunakan dengan tepat.
Selain itu beberapa produk mungkin mengandung bahan kimia yang dilarang karena efek sampingnya yang berbahaya bagi kesehatan kulit.
Tak hanya itu ada banyak produk skincare beretiket biru yang beredar di pasaran adalah produk tiruan dengan resep dokter palsu.
Baca Juga: Toner hingga Moisturizer Berlabel Tasya Farasya Approved, Ada Punyamu?
Hal ini membuat kualitas dan keamanan produk tiruan tidak dapat dijamin, sehingga berpotensi menimbulkan masalah kulit yang lebih serius.
Selain itu bila salah Diagnosis, penggunaan produk yang tidak sesuai dengan jenis dan kondisi kulit dapat memperparah masalah kulit.
Penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti kerusakan kulit permanen.
Produk skincare yang tidak terdaftar di BPOM berarti belum melalui uji keamanan dan efektivitas, sehingga penggunaannya sangat berisiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian