Suara.com - Untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, banyak jalur yang dapat digunakan oleh calon mahasiswa. Jalur seleksi masuk PTN sendiri kemudian dibagi berdasarkan kebijakan lembaga pendidikan tersebut, dan memiliki syarat serta ketentuannya masing-masing.
Untuk melihat gambaran umumnya, mari petakan beberapa jalur seleksi masuk PTN yang ada saat ini. Mana yang paling sesuai denganmu?
1. Jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi
Atau dikenal dengan istilah SNBP, adalah jalur masih yang pendaftarannya biasanya dibuka sejak awal tahun. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor, prestasi akademik, dan non akademik. Setidaknya ada 94 PTN yang menerima mahasiswa dari jalur ini, termasuk 18 kampus milik Kementerian agama.
Syarat umumnya adalah siswa SMA/MA/SMK tahun terakhir dengan prestasi unggul (prestasi akademik yang ditentukan oleh PTN, memiliki NISN yang terdaftar, memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS, prodi seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio).
2. Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes
Seperti namanya, jalur ini mengandalkan tes sebagai acuan untuk mendapatkan status lolos atau tidak lolos. Jalur ini dibuka setelah SNBP selesai, dan dapat mengakomodir peserta yang tidak lolos SNBP atau peserta gap year.
Syaratnya tidak jauh berbeda, hanya saja tanpa ada syarat utama memiliki prestasi akademik. Antara lain adalah punya akun SNPMB, merupakan WNI, memiliki surat keterangan siswa kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2024 maksimal 25 tahun, menyertakan portofolio untuk produk seni dan olahraga, peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
3. Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri
Baca Juga: Ribut-ribut Kenaikan UKT, Ini Kata Calon Rektor Unpad
Jalur ini dibuka untuk masuk PTN Kemenag, gratis, dan berbasis penilaian prestasi akademik serta portofolio yang dimiliki. Jalurnya dibuka untuk siswa yang memenuhi syarat atau didaftarkan oleh kepala madrasah.
Syarat umumnya adalah merupakan siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah, kelas terakhir tahun 2024, punya prestasi akademik yang memenuhi syarat yang telah ditentukan, punya NISN, punya nilai rapor yang telah diisikan di PDSS.
4. Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri
Adalah seleksi dengan biaya pendaftaran sebesar Rp200,000 untuk menjalankan seleksi ujian masuk kampus Islam Negeri.
Syarat umumnya adalah merupakan siswa MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPS/sederajat lulusan tahun 2022, 2023, atau 2024, wajib memiliki ijazah atau SKL, wajib memiliki NISN, email aktif, dan nomor WhatsApp aktif, memilih maksimal 3 prodi, pendaftaran dinyatakan selesai setelah melakukan finalisasi pendaftaran.
5. Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement