Suara.com - Istilah generasi strawberry mungkin cukup sering mampir di telinga. Tapi, merujuk kepada siapakah generasi strawberry ini?
Istilah ini sebenarnya kerap digunakan untuk menggambarkan generasi muda, khususnya yang lahir di era digital, yang dianggap memiliki karakteristik tertentu.
Apa Itu Generasi Strawberry
Generasi strawberry, atau dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai "strawberry generation" atau "snowflake generation," adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada generasi muda yang dianggap memiliki karakteristik sensitif, mudah tersinggung, dan kurang tahan banting dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka sering dianggap terlalu nyaman dengan kehidupan yang serba mudah dan tidak siap menghadapi tantangan.
Sebagaimana dilansir dari laman Kemenkeu RI, istilah strawberry generation ini pada mulanya muncul dari negara Taiwan. Diketahui, istilah ini ditujukan pada sebagian generasi baru yang punya sifat 'lunak' seperti buah strawberry. Pemilihan buah strawberry untuk penyebutan generasi baru ini juga karena buah strawberry yang tampak indah dan eksotis, tapi jika diinjak atau ditekan, akan mudah sekali hancur.
Menurut Profesor Rhenald Kasali dalam bukunya dan dalam salah satu kesempatan kuliah online melalui streaming youtube, strawberry generation adalah generasi yang penuh dengan gagasan kreatif tetapi mudah untuk menyerah dan gampang sakit hati. Definisi ini bisa dilihat melalui laman-laman sosial media, begitu banyak gagasan- gagasan kreatif yang dilahirkan oleh anak-anak muda, sekaligus pula juga tidak kalah banyak cuitan resah penggambaran suasana hati yang dirasakan oleh mereka.
Ciri-Ciri Generasi Strawberry
Generasi strawberry punya berbagai ciri yang membedakan mereka dari generasi-generasi sebelumnya.
- Salah satu ciri generasi strawberry yaitu kemampuannya dalam beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan zaman. Mereka mampu untuk memahami dan mengikuti tren teknologi serta informasi dengan lebih efisien.
- Generasi strawberry cenderung terbuka terhadap ide-ide baru dan inovasi, dan mereka tidak ragu untuk mencoba hal-hal baru serta berusaha memahami perubahan yang terjadi di sekitar mereka.
- Karakteristik lainnya yaitu toleransi terhadap pemahaman yang berbeda. Generasi strawberry juga cenderung menerima perbedaan pandangan dan bersikap lebih terbuka terhadap keragaman.
- Tingkat kreativitas yang tinggi juga menjadi ciri generasi strawberry, di mana mereka mampu berpikir out of the box dan menemukan solusi kreatif untuk mengatasi masalah.
- Namun, ada sisi negatif yang bisa ditemukan pada generasi strawberry yaitu kurang fokus. Terlalu banyak informasi dan stimulasi justru membuat mereka lebih sulit untuk memusatkan perhatian pada satu hal.
- Generasi strawberry juga lebih rentan terhadap tekanan hidup. Dalam menghadapi tantangan, mereka akan merasa lebih mudah terpengaruh dan stres.
- Keinginan untuk berada di zona nyaman juga menjadi ciri khas generasi strawberry, di mana mereka kadang enggan keluar dari batas kenyamanan mereka.
- Generasi strawberry juga dianggap kurang bertanggung jawab, terutama dalam hal tanggung jawab sosial dan pekerjaan. Mereka cenderung menunda-nunda untuk mengerjakan tugas atau kewajiban.
- Generasi strawberry juga dikenal berani menyampaikan pendapat. Mereka cukup aktif dalam berdiskusi dan memberikan kontribusi dalam berbagai forum.
Nah, itulah penjelasan mengenai generasi strawberry dan ciri-cirinya. Perlu diketahui, kemunculan generasi strawberry ini adalah fenomena yang kompleks dan multifaktorial. Meskipun ada beberapa karakteristik yang sering dikaitkan dengan generasi ini, penting untuk diingat bahwa setiap individu adalah unik dan tidak bisa digeneralisasi.
Baca Juga: Fenomena Stigma pada Generasi Strawberry, Memangnya Mereka Salah Apa?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, Generasi Muda Dipanggil Menjadi Pembawa Perubahan
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
-
Trading Itu Keterampilan, Bukan Tebak-Tebakan: Pesan Inspiratif Cenli Yani untuk Trader Pemula
-
8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
5 Tips Feng Shui Kompor Dapur Pembawa Rezeki, Hindari Menghadap ke Area Ini
-
5 Shio yang Bawa Keberuntungan di Awal Bulan Juli 2026, Rezeki, Karier, dan Cinta Makin Bersinar
-
Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
-
4 Rekomendasi Sampo untuk Menyuburkan Rambut, Dilengkapi Kandungan dan Manfaatnya
-
Apa Ciri Sepatu Running? Panduan Lengkap Memilih Sepatu Lari yang Tepat