Suara.com - Tren gantungan boneka Labubu belakangan mencuri perhatian publik. Banyak orang yang berburu boneka monster berbulu warna-warni yang menggemaskan tersebut.
Tak pandang usia, boneka Labubu digandrungi terutama kaum hawa dari berbagai usia mulai anak kecil hingga dewasa. Meskipun harganya tidak yang murah yakni mulai dari Rp450.000 sampai Rp3.000.000.
Namun, sayangnya trend boneka Labubu menimbulkan keresahan bagi beberapa kalangan, bahkan ada sebuah video viral yang membahas terdapat sekolah yang melarang muridnya membawa boneka tersebut karena membuat kesenjangan sosial.
Diungkapkan gadis cantik dalam video viral yang diunggah akun TikTok @hannymeisiana6, ia menceritakan bila tren boneka Labubu ini membuat beberapa anak Sekolah Dasar (SD) mengucilkan temannya yang tidak memiliki boneka tersebut.
"Akhirnya Labubu dibanned. Di SD, SMP, SMA kena banned tu si Labubu karna apa, karna kelakukan bocah SD," ucap wanita tersebut.
"Jadi beberapa minggu sebelum peraturan ini keluar itu lagi hits banget nih si Labubu. Jadi anak SD ini membentuk geng yang dimana isinya pemilik Labubu, kalau belum punya Labubu tidak boleh ikut bahkan punya grup WA(WhatsApp)," lanjutnya.
Awalnya, seorang murid yang biasanya bermain dengan beberapa temannya terlihat sering menyendiri di kelas. Hingga akhirnya murid tersebut mogok masuk sekolah selama tiga hari karena tidak memiliki teman serta tidak dibelikan boneka Labubu oleh ibunya.
"Berawal dari satu murid yang tiba-tiba tidak punya temen padahal dia tu bertiga gengnya, tiba-tiba menyendiri di kelas. Karna udah beberapa hari gurunya nanya dong ke dia, 'kamu kenapa gak turun biasanya kamu main sama ini', terus dia bilang, 'gak mau Mis', gitu, ini belum ketahuan kenapa," ungkapnya.
"Terus minggu berikutnya catering dia di emak gue tidak diambil selama 3 hari. Terus mak gue nanya dong ke Misnya, 'Mis kenapa ini gak diambil makanannya, dia gak masuk atau bawa makanan', terus Misnya bilang 'Iya dia kaga masuk tante karna dia belum punya Labubu jadi dia gak punya temen'. Jadi kata Mis nya dia ngambek sama emaknya gak mau sekolah " lanjut wanita tersebut.
Baca Juga: Viral Siswa SD Makan di Bawah Meja, Alasan di Baliknya Bikin Salut
Kabar murid yang tidak masuk tersebut pun sampai ke pihak guru hingga kepala sekolah. Hingga akhirnya, larangan untuk membawa boneka Labubu tersebut pun diresmikan pada saat murid tersebut telah kembali bersekolah.
Tak hanya boneka Labubu, namun juga boneka Crybaby serta Sony Angle dilarang dibawa ke sekolah tersebut.
"Karna beritanya ni anak tiga hari kaga masuk jadi geger tuh guru-guru, kepala sekolah. Hari keempat dia masuk sekolah, hari itu juga keluar peraturan tidak boleh membawa boneka Labubu ke sekolah," jelas wanita itu.
"Jadi udah keluar peraturan dilarang bawa Labubu sama cry baby. Terus anak SMP juga kena dilarang bawa dua itu tambah satu lagi sony angle," katanya.
Unggahan itu pun langsung menuai banyak respon dari netizen dikolom komentarnya.
"untung suka nya sonny angels (emoji nangis)," kata akun @pa***oo. "lbh suka cry baby & skull panda," timpal @Me***na.
Berita Terkait
-
Viral Siswa SD Makan di Bawah Meja, Alasan di Baliknya Bikin Salut
-
Viral Bocah Bandingkan Respon Panggilan 'Sayang' dengan Panggilan 'Sholat'
-
Viral Aksi Tak Biasa Guru ke Siswi Berhijab Jadi Omongan, Apa yang Dia Lakukan?
-
Ustaz Putra Pradipta Kritik Wasit Ahmed Al Kaf: Bukan 'Golongan Rasulullah'
-
Viral Mobil Ditabrak Ojol Hingga Penyok, Reaksi Tak Biasa Pemilik Tuai Pujian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks