Beberapa kali, Prabowo mengungkap kedekatannya dengan keluarga Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia bahkan mengaku pernah menjadi tukang pijit presiden ke-4. Kejelasan cerita ini lalu ditulis dalam buku.
Tepatnya yang berjudul Abdurrahman Wahid: Muslim Democrat, Indonesian President (2022:239) karya Greg Barton. Ia menuliskan Prabowo datang bersama konvoi kendaraan militer ke kediaman Gus Dur di Ciganjur.
Ia datang pada 15 Mei pukul 02.00 dan begitu sampai langsung dipersilakan masuk ke kamar Gus Dur yang sudah tertidur. Prabowo saat itu berlutut di dekat kasur Gus Dur dan memijat kakinya sembari menangis.
"Prabowo berlutut di ujung tempat tidur dan memijat-mijat kaki Gus Dur. Dan tak lama, Gus Dur pun bangun dan Prabowo segera menangis putus asa untuk meyakinkan bahwa dia adalah korban fitnah. Dia menegaskan bahwa tidak terlibat dalam kekerasan meski cerita tersebut memojokkan dirinya dan beredar di kota," tulis Barton dalam buku itu.
Gus Dur kemudian memberi respon blak-blakan. Ia mengatakan bahwa hal tersebut akan terjadi pada orang yang sulit mengendalikan diri. Merasa tak puas dengan jawaban itu, Prabowo pun bergegas pulang.
"Itulah yang terjadi ketika orang tidak bisa mengendalikan diri," kata Gus Dur.
Prabowo-Megawati
Hubungan antara Prabowo dan Megawati mengalami pasang surut. Pertemanan keduanya mulai terjalin saat Megawati selaku presiden menyelamatkan Prabowo dari status stateless atau warga yang tidak bernegara.
Presiden ke-5 RI itu memarahi Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI karena telah membuat Prabowo terlantar. Setelahnya, mereka bergabung sebagai capres-cawapres dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.
Baca Juga: Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak
Kontestasi tersebut juga menjadi awal mula retaknya hubungan Megawati dan Prabowo. Keduanya pada 16 Mei 2009 menekan perjanjian di Istana Batu Tulis, Bogor atau yang dikenal sebagai Perjanjian Batu Tulis.
Prabowo sempat ingin peran wapres dikuatkan seperti perdana menteri. Mega menolak hal itu karena dianggap menentang konstitusi. Prabowo akhirnya menerima kesepakatan karena dijanjikan bakal didukung pada Pilpres 2014.
Namun, ia malah dikhianati oleh Megawati karena Ketum PDIP itu malah menyokong Jokowi bahkan sampai Pilpres 2019. Prabowo juga kembali ditikung pada Pilpres 2024 karena Mega mendukung Ganjar Pranowo.
Prabowo-SBY
Selanjutnya yang dibahas adalah hubungan Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya sama-sama pernah berkarier di dunia militer sebelum akhirnya aktif sebagai politisi dan presiden RI.
Adapun perselisihan mereka sendiri terjadi dalam ranah politik. Prabowo dan SBY pernah menjadi rival dalam Pilpres 2009. Saat itu, SBY berhasil mengalahkan Prabowo yang menjadi wakil dari Megawati Soekarnoputri.
Prabowo-Jokowi
Hubungan antara Prabowo-Jokowi juga sempat kurang baik saat keduanya menjadi rival pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Namun, mereka berakhir damai usai Prabowo ditunjuk sebagai Menhan di pemerintahan Jokowi.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Harga Stroller Bikin Insecure, Mendadak Banyak Ingin jadi Pengasuh Bobby usai Prabowo Presiden: Gue Siap Bob!
-
Resmi! Prabowo Lantik Jajaran Kabinet Merah Putih, Ada 48 Menteri dan 5 Kepala Lembaga
-
Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak
-
Pendidikan dan Karir Nasaruddin Umar, Menteri Agama Baru Lulusan Kanada
-
Selain Setujui Banyak Naturalisasi Timnas Indonesia, Apa Prestasi Dito Ariotedjo Jadi Menpora?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali