Suara.com - Bobby Kertanegara alias Bobby, kucing kesayangan Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah majikannya resmi menjadi Presiden terpilih 2024-2029. Hal setelah video Bobby dan Prabowo diunggah lewat unggahan di akun Instagram, @bobbykertanegara pada Minggu (21/10/2024) kemarin.
Dalam video tersebut, Prabowo yang mengenakan jas warna biru sempat berbincang sembari mengelus Bobby di dalam stroller. Dalam momen itu, Prabowo pun tampak ingin mengajak kucing kesayangannya itu untuk melihat sebuah kamar yang diperuntunkan untuk Bobby.
"Bobby mau lihat kamarnya, Bobby," ujar Prabowo sembari menunjuk sebuah ruangan kepada kucing kesayangannya itu.
Sontak video Prabowo bersama Bobby langsung menuai perbincangan di kalangan netizen setelah dibagikan ulang oleh akun Instagram, @folkshitt pada Senin (21/10/2024).
"JANGAN LUPA ROOM TOUR YAA BOB," tulis akun tersebut disertai emoji tertawa.
Setelah video itu viral, kebanyakan netizen merasa iri dengan kucing kesayangan sang presiden. Bahkan, ada yang menyinggung jika Bobby adalah penguasa sebenarnya.
"Plot twist : Bobby adalah penguasa seungguhnya," tulis akun @fi********.
"Bobby: minggir lu miskin," timpal akun @dh*********.
"Bobby : iri kan lu pada," ledek akun @uz***********.
"Bob bisakah kita bertukar hidup," sahut akun @sk*********.
"Bobby, aku iri," celetuk akun @ha*******.
Selain itu, tak sedikit juga netizen yang salfok alias salah fokus dengan stroller yang dinaiki oleh Bobby. Pasalnya, banyak yang menganggap jika harga stroler kucing kesayangan Prabowo itu sangat mahal. Bahkan, ada netizen merasa insecure alias minder karena harga stroler Bobby lebih tinggi dari gajinya.
"Stroller bobby keknya lebih mahal dr punya anak gw," tulis akun @wa********.
"Gaji gua juga keknya insecure liat stroller-nya," timpal akun @ki*********.
Berdasar penelusuran, stroller kucing kesayangan Prabowo adalah merek Uppapets jenis X-Go dan memang diperuntukan untuk hewan peliharaan seperti kucing atau anjing. Bahkan, hasil penelusuran di marketplace, harga stroller yang dipakai Bobby mencapai Rp6,5 juta.
Berita Terkait
-
Paling Getol Hujat Jokowi dan Keluarganya, Amien Rais Diolok-olok usai Kepergok Hadiri Pelantikan Gibran: Gak Malu Pak?
-
Kaesang Cengengesan Disoraki, Ketua MPR Kepergok Salah Sebut Masa Jabatan Gibran Wapres 2024-2009: Mundur Dong?
-
Nongol saat Gibran Dilantik Wapres, Kaesang, Kahiyang hingga Bobby Nasution Disoraki "Huuu" di MPR
-
Minta Rakyat Bergerak Lengserkan Gibran pada 21 Oktober karena Skandal Fufufafa, Seruan Amien Rais Disorot: Makar?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Bantah Isu Fitnah, Kementan Bongkar Borok Proyek Fiktif Rp27 Miliar: 'Ada Bukti dan Pengakuan'
-
Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Senjata Nuklir China ke CIA
-
Kasus Suami Bela Istri Jadi Tersangka, Dua Belah Pihak Sepakat Tempuh Restorative Justice
-
Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Capai 17 Orang, 6 Jenazah Masih Diidentifikasi
-
Buka Raker Bareng Kapolri, Ketua Komisi III DPR Bedah 7 Lini Transformasi Reformasi Polri
-
Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III
-
KPK Panggil Bos Maktour dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Maling Nekat Diduga Bongkar 200 Meter Trotoar Jalan Raya Cilincing Demi Curi Kabel PJU
-
Menteri PPPA Tegas Soal MBG: Hak Anak yang Tak Boleh Dilanggar
-
Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor