Suara.com - Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) telah dimulai pada hari Rabu, 16 Oktober 2024 kemarin. Dalam pelaksanaan ujian ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para peserta, salah satunya mengenai ketentuan berpakaian. Secara khusus, ada peraturan mengenai penggunaan sepatu untuk tes CPNS wanita.
Sebagaimana diketahui, tata tertib ujian SKD telah ditetapkan dan mengatur sejumlah aspek, termasuk pakaian yang harus dikenakan. Para peserta diwajibkan untuk berpakaian rapi dan harus sesuai dengan ketentuan. Sejatinya, aturan berpakaian bagi para peserta merupakan salah satu hal yang lumrah ditetapkan panitia dalam seleksi nasional tersebut.
Selain tata tertib berpakain, peserta juga perlu memperhatikan pilihan sepatunya. Penggunaan alas kaki atau septu ini sangat penting untuk diperhatikan agar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang telah ditentukan panitia. Khususnya bagi peserta wanita, ada ketentuan mengenai sepatu yang harus dipatuhi saat mengikuti tes CPNS 2024.
Sepatu untuk Tes CPNS Wanita
Menurut Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN, calon pelamar diwajibkan untuk memakai pakaian yang rapi, sopan, dan sesuai aturan, termasuk sepatu yang dikenakannya.
Meski demikian, banyak peserta yang masih bingung tentang jenis sepatu yang diperbolehkan. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai aturan pakaian dan sepatu bagi peserta tes SKD CPNS tahun 2024:
Ketentuan Pakaian Ujian CPNS Wanita
1. Atasan: Kemeja lengan panjang putih polos tanpa motif.
2. Bawahan: Rok panjang hitam polos tanpa ada corak dan bukan rok berbahan jeans.
Baca Juga: Setelah Tes SKD Selanjutnya Apa? Ini Alur Seleksi CPNS 2024 Terbaru
3. Hijab (bagi yang mengenakan): Jilbab bewarna hitam polos tanpa motif.
4. Sepatu: Sepatu pantofel hitam polos.
5. Aksesoris: Tidak diperkenankan untuk memakai ikat pinggang.
6. Bawahan alternatif: Tidak boleh memakai celana jeans atau legging.
Ketentuan Pakaian dan Sepatu Peserta SKD CPNS Laki-Laki
1. Atasan: Kemeja lengan panjang bewarna putih polos tanpa motif.
Berita Terkait
-
Setelah Tes SKD Selanjutnya Apa? Ini Alur Seleksi CPNS 2024 Terbaru
-
Nilai Ambang Batas CPNS dan Kisi-kisi Tes SKD SSCASN 2024
-
Tes CPNS Selesai Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap Tiap Sesi di Sini!
-
Sesi Tes 4 Ujian CPNS 2024 Mulai Jam Berapa?
-
Tes 1 SKD CPNS 2024 Mulai Jam Berapa? Jangan Telat Registrasi!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan