Suara.com - Pernyataan Najwa Shihab saat mengomentari pelepasan Presiden ke-7 Joko Widodo kembali ke Kota Solo, Jawa Tengah pada Minggu (20/10/2024) menuai kontroversi belakangan ini.
Hal ini bermula ketika Najwa berceletuk bahwa Jokowi “menebeng” pesawat TNI AU untuk kembali ke kampung halaman setelah purnajabatan. Kala itu Jokowi memang sempat santer disebut akan naik pesawat komersial, tetapi akhirnya kembali ke Solo dengan pesawat Boeing 737-800 Gen dengan nomor ekor A7309.
"Enggak jadi komersil, sekarang nebeng TNI AU," tutur Najwa, seperti dikutip pada Kamis (24/10/2024). Tampaknya istilah "nebeng" dipakai oleh Najwa sekaligus untuk menyentil kontroversi private jet anak dan menantu Jokowi, yakni Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Pernyataan inilah yang menimbulkan kontroversi di kalangan warganet, bahkan sampai ditanggapi oleh Nikita Mirzani. Blak-blakan Nikita menilai Najwa adalah sosok yang sok pintar hingga menyebut Jokowi nebeng pesawat TNI.
"Nebeng TNI AU," kata Nikita membaca komentar warganet. "Emang tuh si Najwa Shihab kadang-kadang sok kepinteran."
Sambil tertawa remeh, Nikita juga mengkritik Najwa sudah keterlaluan. "Keterlaluan lo ya Najwa Shihab," tegas Nikita.
Sampai disebut sok pintar oleh Nikita, memang seperti apa rekam jejak pendidikan Najwa?
Diketahui putri ulama besar Quraish Shihab itu memiliki karier mentereng sebagai presenter, jurnalis, aktris, feminis, serta aktivis. Najwa menempuh pendidikan sejak kecil di TK Al Quran Makassar, lalu melanjutkan ke Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990).
Jurnalis kelahiran 16 September 1977 itu lalu melanjutkan studi ke SMP Al Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan (1990-1993), kemudian ke SMA Negeri 6 Jakarta, lalu program studi Ilmu Hukum Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2000.
Baca Juga: 10 Tahun Jokowi, Bansos BLT Hingga PKH Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem
Najwa juga diriwayatkan melanjutkan kuliah ke jenjang pascasarjana dengan mengambil konsentrasi di bidang hukum media di Melbourne Law School Australia pada tahun 2008. Berbekal pendidikan itulah Najwa membangun karier sebagai jurnalis yang disegani di Indonesia.
Najwa mengawali karier dengan menjadi wartawan magang di RCTI, lalu pada tahun 2001 Najwa bergabung sebagai reporter Metro TV. Najwa sempat menjadi anchor untuk beberapa program berita primetime, sampai akhirnya memiliki program gelar wicara sendiri bernama “Mata Najwa” pada tahun 2009.
Program ini sempat pindah dari Metro TV ke Trans7 pada tahun 10 Januari 2018. Kini Najwa aktif berkiprah di Narasi, media dan omni-channel yang didirikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus