Suara.com - Urusan utang piutang alias pinjam uang adalah masalah kehidupan yang dialami sehari-hari. Dalam kondisi terjepit dan darurat, tak jarang kita meminjam uang kepada keluarga atau teman.
Namun tak sedikit juga kasus utang piutang berujung pemutusan silaturahmi karena tak kunjung dibayar. Maka dari itu, beberapa kisah dari Quora bisa menjadi acuan bagaimana cara menolak orang mau pinjam uang agar tak merugikan kita di kemudian hari.
1. Screenshot saldo
Salah satu cara paling ampuh menolak orang yang mau pinjam uang adalah dengan menunjukkan screenshot saldo kita yang juga minim. Cara ini menurut akun bernama Jek Nistel, sangat ampuh mencegah orang yang mau berutang.
"Tunjukkan hasil Screenshot saldo (apa pun) yang baru saja kamu minimkan nominalnya. Cara ini (terpaksa) digunakan untuk menangani para pelaku yang enggak ada kapok-kapoknya! Sebelumnya, kamu persiapkan dari sekarang! Misalnya di salah satu rekening, kamu pindahkan terlebih dahulu semua isi saldo ke rekening lainnya (atau tarik tunai uangmu di ATM), lalu kamu buka aplikasi mobile bank terkait, kemudian kamu screenshot isi saldo minim tersebut! Ingat baik-baik waktunya!"
"Akurasi keberhasilan dari cara ini ialah 99,9%, banyak dari para pelaku tidak bisa berkutik dan masih berhubungan baik di dunia nyata, bahkan malu sendiri karena secara tidak langsung telah membuka 'kartunya' sebagai orang yang bermasalah dalam hal keuangan."
2. Pinjam balik
Cara lain dari Jek Nistel adalah dengan meminjam balik ke orang yang ingin berutang, namun nominalnya lebih besar. Cara ini merupakan bentuk sindiran halus bahwa semua orang pastinya memerlukan uang dalam kehidupan.
"Reverse dua kali lipat darinya; misalnya si pelaku meminjam 100rb, maka kamu reverse saja dengan mengatakan bahwa kamu juga sedang butuh uang sebesar 200rb (2 kali lipatnya 100rb = 200rb)! Contoh kalimat responsnya "Kebetulan saya juga lagi butuh dana tambahan 200rb buat keperluan dadakan " kalimat bisa kamu modifikasi sesukamu! Akurasi keberhasilan dari cara pertama ini ialah 98%, banyak dari para pelaku tidak lagi kembali dengan dramanya dan masih berhubungan baik di dunia nyata."
Baca Juga: Batara Ageng Tega Catut Nama Adhisty Zara buat Pinjam Uang ke Orang-Orang
3. Ajak ke bank atau koperasi
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menolak pinjaman uang adalah dengan menawarkan solusi peminjaman ke bank atau koperasi. Cara ini efektif apabila uang yang ingin dipinjam memiliki nominal cukup besar.
"Menawarkan untuk meminjam ke lembaga keuangan syariah maupun konvensional apabila nominal pinjamannya besar. Cara ini cukup efektif untuk mengetahui karakter bawaan calon peminjam. Kalau dia mengeluh namanya sudah di blacklist, itu artinya kita tidak boleh memberikan pinjaman ke dia. Sekelas lembaga keuangan saja blacklist dia, masak iya kita mau jadi korban berikutnya," tulis Ahmad.
4. Sedekah seikhlasnya
Cara paling halus untuk menolak utang adalah dengan memberikan sedekah kepada yang bersangkutan sesuai kemampuan kita. Sebagai contoh, seorang kawan ingin meminjam uang Rp 10 juta, makan cara menolaknya adalah dengan memberikan sedekah Rp 50 atau 100 ribu yang tak perlu diganti.
"Menurutku cara terbaik jika ada yang minjem itu, kasih seikhlasnya saja (tidak harus sebesar yang dia minta) jika memang bisa bantu, lalu bilang tidak usah dikembalikan. Supaya tidak ada drama-drama menagih utang. Pada akhirnya si peminjam malah bingung juga mau jawab apa. Ujung-ujungnya say thank you and leave. Tapi pertemanan tetap baik baik saja," kata Fatimah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan